Selasa, 13 September 2016

Breastfeeding Week : Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil Dengan ASI, Imunisasi dan Emosi

Dalam rangka turut merayakan Pekan ASI Dunia 2016, dipertengahan bulan Agustus lalu Mommies Daily dan Bukalapak.com menggelar acara "Celebrating Breastfeeding Week" bertempat di Kantor Bukalapak Jln.Kemang Timur no.22 Jakarta. Yang suka belanja online pasti tau dong Bukalapak...Situs jual beli terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Aman, prosesnya mudah dan terpercaya dengan jaminan 100 persen uang kembali.


Sebelum acara dimulai saya berkesempatan untuk melihat-lihat suasana kantor Bukalapak ini. Wow...kantornya keren banget. Nyaman dan cozy! Saya jamin karyawan Bukalapak.com betah berlama-lama disini. Venue acara Celebrating Breastfeeding Week ini juga termasuk lokasi yang saya kagumi di area kantor Bukalapak.com. Dan ternyata mas Achmad Zaky Founder & CEO Bukalapak ini adalah seorang ayah ASI yang sangat mendukung istrinya untuk memberikan ASI eksklusif kepada si kecil.

Suasana Kantor Bukalapak yang Cozy & Confy

Breastfeeding Week atau Pekan ASI adalah perayaan tahunan yang diadakan pada tanggal 1 sampai dengan 7 agustus. Pekan ASI sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1992 dan hingga kini lebih dari 120 negara termasuk Indonesia ikut berpartisipasi setiap tahunnya. Perayaan Pekan Asi Sedunia juga didukung oleh organisasi internasional seperti UNICEF dan WHO.

Nah di acara Celebrating Breastfeeding Week ini, ada 3 (tiga) narasumber yang akan hadir dan berbagi ilmunya yaitu Dr.Wiyarni Pambudi, beliau adalah dokter spesialis anak sekaligus Satgas ASI lalu Mba Diajeng Lestari, beliau adalah CEO Hijup yang akan berbagi cerita tentang pengalaman melahirkan dengan proses waterbirth dan juga mas Achmad Zaky, Founder & CEO Bukalapak juga suami dari Diajeng Lestari.

Ki-Ka : Dr.Wiyarni Pambudi, Diajeng Lestari, Achmad Zaky

Paparan pertama dibuka oleh Dr.Wiyarni Pambudi, menurut Dr.wi Kebutuhan Dasar Anak terdiri dari :
Asah  : stimulasi kecerdasan yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya
Asih   : kebutuhan kasih Sayang
Asuh :  kebutuhan akan makanan, minuman dan imunisasi
Untuk itu sebaiknya sejak di dalam janin, kebutuhan asupan gizi harus terpenuhi karena gizi pada ibu hamil menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

Dr.Wi juga mengingatkan para mommies untuk memperhatikan gizi terbaik untuk si kecil dengan melakukan hal-hal penting sebagai berikut :
1. Lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah si bayi lahir.
Jika masih merasa takut atau ragu-ragu melaksanakan IMD sebaiknya konsultasikan dengan konselor laktasi
2. Berikan ASI eksklusif sampai usia 6 bulan, ASI yang terbaik adalah yang langsung dihisap dari sang ibu karena perlekatan antara ibu dan anak saat menyusui bisa menjadi bonding. Untuk ibu bekerja, kuasai manajemen ASI perah agar ASI yang diberikan tersimpan dengan baik dan tetap ideal saat disajikan
3. Perhatikan tentang Imusisasi pada anak
Ada 2 ( dua) Macam kekebalan tubuh yaitu Aktif dan Pasif. Kekebalan aktif di diberikan melalui imunisasi sedangkan kekebalan pasif diberikan oleh ibu kepada anaknya secara langsung sejak masih dalam kandungan.




4. Makanan Pendamping ASI yang tepat, panduan MPASI menurut Dr.Wiyarni adalah UFreJuTekVaRes dan Bersih
U       : Usia
Fre   : Frekuensi Makan
Ju     : Jumlah Porsi Makanan, mengacu pada jumlah kalori dan pastikan si kecil suka
Tek  : Tekstur Bertahap, sesuai ketrampilan bayi makan
Var  : Variasi Bahan Makanan (Karbohidrat, Protein Hewani, Protein Nabati dan Serat)
Res  : Responsif
Bersih : Dari segi pemilihan, pengolahan dan penyajiannya.
5. Melanjutkan menyusui hingga 2 tahun lebih. Sampai anak siap disapih dan jangan sampai memaksakan kehendak satu sama lain




Setelah Dr.Wiyarni ada Mba Diajeng Lestari yang akan berbagi cerita tentang pengalaman melahirkan dengan metode Waterbirth. Apa saja sih yang disiapkan oleh beliau? Ini bocorannya
1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah "Belajar" yaitu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang waterbirth tentunya informasi yang terpercaya agar kita merasa yakin akan melalui proses tersebut dengan nyaman.
2. Persiapkan hal-hal yang membuat kita nyaman misalnya siapkan bunga favorit kita saat proses persalinan
Dan yang paling penting cari Rumah Sakit yang mengizinkan bayi bisa tidur bersama ibunya agar terjadi kelekatan emosi. Jadi saat si kecil menangis di malam hari karena haus dan lapar sang ibu bisa langsung menggendongnya. Semakin lama anak menangis  ternyata semakin banyak sel otak yang tidak berkembang.


Yang namanya parenting tidak hanya dilakukan oleh ibu, ayah juga harus berperan penting. Seperti Mas Achmad Zaky seorang ayah ASI yang siap siaga dalam segala hal. Saat istrinya kelelahan mas Zaky siap mengambil tugas sang istri (Mba Diajeng) untuk mengurus si kecil.


Kesimpulannya...tumbuh kembang si kecil akan optimal jika kebutuhan nutrisi termasuk pemberian ASI eksklusif, imunisasi dan juga stimulasi terpenuhi dengan baik. Dampak positifnya jika kebutuhan dasar terpenuhi, si kecil menjadi sehat jasmani, stabil rohani dan mantap intelegensi. Dukung gerakan menyusui dan pemberikan ASI Eksklusif kepada bayi kita, agar generasi penerus bangsa sehat dan cerdas.

Bersama Dr.Wiyarni Pambudi 

3 komentar:

  1. Semakin lama anak menangis ternyata semakin banyak sel otak yang tidak berkembang. Berarti klo bayi nangis baiknya harus segra direspon yaa, jgn di diemin terlalu lama hehe. Noted! Thanks ilmu barunya ka :)

    BalasHapus
  2. Iya betul. Pantes yah eyang nya aira marah bgt kalo aku slow respon pas anak nangis ternyata itu sebabnya

    BalasHapus
  3. Iya betul. Pantes yah eyang nya aira marah bgt kalo aku slow respon pas anak nangis ternyata itu sebabnya

    BalasHapus

Bicara Soal Gizi Dan Menu Lezat Bernutrisi Bersama Masako

Hallo Ibu-Ibu, apa kabar? kali ini saya ingin berbagi cerita seru saat mengunjungi Dapur Umami bersama para ibu-ibu blogger tanggal 8 Novem...