Rabu, 31 Mei 2017

OPUS Cafe : Tawarkan Menu Lokal Hingga Western

Rejeki bukan sekedar uang, dapat hadiah voucher makan pun termasuk rejeki dari Allah SWT. Karena terpilih menjadi Best Foto Instagram di sebuah acara Talkshow saya mendapatkan hadiah berupa voucher makan di OPUS Cafe dengan nominal Rp.200.000, Alhamdulillah...hadiah jatuh ditangan orang yang doyan makan eh maksudnya ditangan orang yang tepat.
Beberapa waktu yang lalu ketika melewati Jalan MT.Haryono saya celingukan mencari lokasi Cafe dengan nama unik ini, sesuai alamat yang tertera di voucher, OPUS Cafe berada di kawasan Tebet Indrajaya Square atau yang lebih terkenal dengan sebutan TIS Tebet. Saya memarkir mobil tepat di depan OPUS Cafe setelah membaca tulisan yang menempel pada pintu Cafe. Saya bergegas masuk kedalam karena cuaca sangat panas. Pengunjung lumayan ramai karena saya datang saat jam makan siang.


Sebelum memesan menu, saya mengkonfirmasi dulu kepada kasir apakah bisa menggunakan gift voucher untuk membayar pesanan saya? Dan ternyata bisa! Tanpa menunggu lama saya menuju meja dengan sofa agar bisa duduk dengan nyaman bersama si kecil Audrey. Saat membuka buku menu saya langsung nggak tahan untuk memesan aneka makanan yang ada disini. Menu pertama yang saya pesan adalah Beef Bolognaise Spaghetti,  menu lezat ini harganya sekitar Rp.67.000,- . Daging cincangnya lembut dan bumbu spagettinya pas dengan selera saya. Audrey pun menyukainya.

Selain pasta, OPUS Cafe juga punya menu western lain yang nggak kalah seru, ada Sup, Burger, Sandwich, Salad, dan Pizza. Tersedia beberapa menu khas Indonesia juga lho...misalnya Soto Ayam Lamongan, Nasi Uduk Complete, Nasi Goreng Kampung dan Bakmi Goreng Jawa.


Beef Bolognaise Spaghetti

Ada 2 (dua) jenis minuman yang saya pesan untuk menghilangkan rasa dahaga yaitu Ice Peach Tea dengan harga Rp.38.000,- minuman ini disajikan dalam porsi besar. Ada potongan daun mint dan buah peach yang membuat minuman ini terasa segar saat dinikmati dalam keadaan dingin. Ice Peach Tea adalah salah satu minuman favorit di OPUS Cafe.

Ice Peach Tea

Kemudian saya pengen juga nih nyobain Cafe Lattenya OPUS, harganya Rp.30.000. Murah dan bikin mata melek. Tampilannya juga cantik. Ada juga sih minuman lain yang khas di OPUS Cafe misalnya Super Juices atau Premium Tea.

Cafe Latte

Sebagai ibu yang baik, saya juga inget dong sama si sulung kakak Aira, berhubung Aira suka banget Pizza, akhirnya saya take away satu menu Pizza House Spesial dari OPUS harganya Rp.68.000, ukuran pizzanya memang tidak terlalu besar, namun rasanya enak sekali, toppingnya bervariasi ditambah keju mozarella yang lembut dimulut. Dari 4 (empat) menu yang saya pesan, ternyata hanya "nombok" Rp.3000 saja. Alhamdulillah deh...


Pizza House Special

Saya sempat "kepo maksimal" sih dengan nama uniknya OPUS Cafe ini. Menurut sang waiter yang melayani saya dengan sangat ramah, nama Opus artinya Mahakarya, berdiri sejak tahun 2010 dan memiliki cabang di Plaza Indonesia. Cafe ini dibuka mulai jam 10.00-21.00 pada Hari Senin hingga Minggu. OPUS Cafe terbagi menjadi 2 ruangan, untuk yang merokok tersedia ruangan tersendiri di bagian luar, dan bagian dalam untuk non smoking area. Dekorasi ruangan dibuat sangat unik, dindingnya serba coklat dan suasananya sangat nyaman. 

Suasana OPUS Cafe

Opus Cafe beralamat di TIS Square, Lantai Ground, Jl.MT Haryono Tebet Jakarta. Jika tak sengaja melewati TIS Square, silahkan lho mampir. Karena masih banyak menu andalan OPUS Cafe lainnya yang siap untuk dicoba. 

Sabtu, 27 Mei 2017

Morinaga Platinum Kids Olympics 2017 Dukung Anak Alergi Tetap Berprestasi

Sebagai seorang ibu yang memiliki dua anak dengan riwayat alergi terkadang membuat saya panik, saat memberikan makanan atau minuman yang ternyata menyebabkan timbulnya alergi, hal itu akan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) yang panjang untuk saya. Si sulung Aira (7 tahun) didiagnosa oleh dokter memiliki riwayat Rinitis Alergi, sedangkan si bungsu Audrey (4 tahun) sempat mengalami alergi protein susu sapi, telur dan dermatitis atopik. Padahal saya dan suami sama sekali tidak memiliki riwayat alergi. Selain rajin berkonsultasi dengan dokter anak, saya juga mencari berbagai informasi seputar alergi melalui internet, mengikuti seminar dengan tema alergi dan membaca buku yang membahas tentang alergi anak.



Bersyukur sejak tahun 2015 Morinaga sebagai salah satu brand unggulan PT.Kalbe Nutritionals, mendukung program tahunan World Alergy Week dengan konsisten melalui berbagai program edukasi, dibawah kampanye Semua Dari Ingin Tau meluncurkan modul digital www.cekalergi.com hal ini tentunya memudahkan saya dan para bunda lainnya untuk mencari tau lebih banyak informasi mengenai alergi anak seperti gejala, penyebab dan cara mengatasinya. Tidak sampai disitu, Tahun 2016 lalu saya juga hadir di acara Coaching Clinic yang diadakan oleh Morinaga dalam rangka World Alergy Week di KalCare Lotte Avenue, disana saya bisa berkonsultasi langsung dengan pakar nutrisi dan dokter spesialis anak seputar tumbuh kembang anak alergi. Salah satu pertanyaan yang ingin sekali saya tanyakan adalah "apakah anak-anak alergi bisa berprestasi seperti anak lainnya yang tidak memiliki riwayat alergi?" Jawabannnya BISA, tentunya dengan stimulasi dan nutrisi yang tepat serta dukungan orang tua agar si kecil menjadi Generasi Platinum.

Pentingnya isu mengenai alergi yang tidak diatasi dengan baik karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai alergi pada si kecil merupakan salah satu motivasi Morinaga dalam menjalankan kampanye tahunan Semua Dari Ingin Tau, Tahun 2017 ini kampanye Semua Dari Ingin Tau mempersembahkan program Platinum Kids Olympics 2017 yang terdiri dari 3 langkah yaitu TAU - CEGAH & ATASI - SEBAR.

Platinum Kids Olympics 2017 diselenggarakan pada Hari Minggu 14 Mei 2017 di Lapangan Aldiron Pancoran Jakarta Selatan, tidak hanya anak-anak yang ikut bergabung dalam lomba ini tetapi juga para orang tua yang ikut terlibat langsung dan mendampingi anak mereka saat mengikuti lomba. Seminggu sebelumnya saat membuka akun Instagram morinaga platinum saya langsung tertarik untuk ikut bergabung dalam acara ini, dengan membayar biaya registrasi sebesar Rp.150.000 saya dan Aira langsung mendapatkan Tas Racepack yang berisi Kaos Ibu dan Kaos Anak, Topi anak, Nomor Dada, Snack dan Medali. Pengambilan Racepack juga bisa dilakukan di lokasi jika tidak sempat datang ke KalCare. Kapan lagi bisa olahraga bareng si kecil pakai kaos kembaran seperti di Platinum Kids Olympics ini?

Saya dan Aira yang kompak dengan baju kembaran

Saya dan Aira memiliki semangat yang sama dengan peserta Platinum Kids Olympics lainnya. Merasa sangat antusias saat berdiri didepan garis Start untuk menyusuri lintasan lari sejauh 1,2 km. Ada 3 (tiga) aktifitas seru yang ada di arena Platinum Kids Olympics ini yaitu :
1. BRAIN CARE : Jaring laba-laba
2. BODY DEFENSE : Rintangan Ban
3. BODY GROWTH : Balok keseimbangan, Merangkak, Memanjat dengan tali.

Tiga Aktifitas Seru di Platinum Kids Olympics

Saya yakin meskipun Aira memiliki riwayat Alergi, dia bisa tetap berprestasi. Buktinya dia berhasil menyelesaikan semua arena lomba yang ada di Platinum Kids Olympics. Setiap anak diberikan Medali saat tiba di garis finish. Ini medali pertama yang Aira dapatkan dari Prestasi Olahraganya. Dan saya sangat bangga.

Medali Pertama Aira
Saat mendampingi Aira berlomba, saya sempat mengabadikan berbagai moment serunya. Walaupun tertinggal jauh dibelakang Aira, suara saya mungkin tetap membuatnya semakin bersemangat.  "Ayo kak, semangat lombanya!".

Keseruan Aira mengikuti Lomba di Platinum Kids Olympics

Di acara Platinum Kids Olympics ini diisi oleh banyak acara seru yang bisa dinikmati para peserta lomba. Di panggung utama ada Hesty Purwadinata yang memandu acara games dengan hadiah-hadiah menarik persembahan Morinaga.
Selain itu terdapat juga Arena bermain untuk anak, booth Face Painting, booth Penjualan produk Morinaga dan coba produk Morinaga, saya juga sempat mampir di booth Konsultasi Alergi untuk menanyakan banyak hal seputar alergi pada kedua putri saya. Setiap foto yang diunggah dengan hastag #MorinagaAllergyWeek dan #AlergiTetapBerprestasi selama acara bisa langsung dicetak dan hasilnya bisa dibawa pulang. Oiya...anak-anak juga bisa bertemu langsung dengan Karakter Chila dan Chilo disini.

Keseruan di Platinum Kids Olympics

Photobooth
Platinum Kids Olympics merupakan program unggulan Morinaga untuk Alergy Week dalam rangka membangkitkan sportifitas si kecil untuk anak usia 5-10 Tahun. Melalui program ini kita jadi TAU bagaimana cara mendukung kebutuhan nutrisi si kecil dan seperti apa bentuk stimulasinya. Morinaga mempersembahkan 6 (enam) langkah aktivasi multitalenta untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia menjadi generasi platinum yang multitalenta yaitu :
- Kecerdasan Multitalenta (Brain Care)
- Memberikan Pertahanan Tubuh Ganda (Body Defense)
- Mendukung Tumbuh Kembang Optimal (Body Growth)
- Gaya Belajar
- Pola Asuh
- Kecerdasan Emosi


CEGAH & ATASI

Pada dasarnya, alergi dapat diatasi oleh karenanya edukasi dan pemahaman mengenai pencegahan alergi dan solusinya berperan penting. Untuk itu Morinaga memiliki program tetap yaitu Morinaga Allergy Total Solution yang merupakan solusi total alergi untuk si kecil melalui sinergi nutrisi yang tepat hasil pengembangan PT.Kalbe Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang. Inovasi kandungan Moricare+Prodiges pada produk Morinaga Allergy Total Solution yang satu-satunya mengandung probiotik yang baik dengan manfaat membantu menurunkan timbulnya gejala alergi dan membantu penyerapan di saluran cerna yang sehat. Karena saluran pencernaan yang sehat, bisa membantu si kecil menyerap kandungan-kandungan nutrisi, untuk mendukung daya tahan tubuhnya sehingga tumbuh kembangnya optimal.

Moricare+Prodiges
(DOC : Website Morinaga)


SEBAR 

Langkah terakhir adalah menyebarluaskan informasi yang tepat khususnya mengenai alergi pada si kecil, agar sedini mungkin dapat dilakukan pencegahan dan penanganan yang tepat. Untuk itu Morinaga mengadakan Seminar Edukasi skala nasional untuk awam dan medis sepanjang tahun 2017 di beberapa Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Sayapun berkesempatan untuk menimba ilmu lebih banyak lagi tentang alergi pada anak dengan mengikuti Seminar "Dukung Si Kecil Yang Alergi Tetap Berprestasi" di salah satu Rumah Sakit yang dekat dengan lokasi rumah. Tenyata selain seminar, di acara ini juga diadakan Lomba Triathlon Games untuk anak-anak. Audrey ikut serta mencoba semua permainan yang ada dengan sangat gembira.

Seminar Morinaga
(DOC : Pribadi)

Selain melalui modul digital www.cekalergi.com dan seminar edukasi, tahun ini Morinaga juga memperkenalkan Brand Ambassador untuk Morinaga Specialties yaitu Astrid Tiar dan anaknya Anabel yang termasuk anak alergi. Astrid berbagi tipsnya sebagai Ibu dengan anak alergi yang pertama dilakukan adalah tetap memantau tumbuh kembang anak dan jangan panik jika si kecil terkena alergi. Update informasi lebih banyak melalui media internet atau bergabung dengan komunitas. Melalui Morinaga pertama kali Astrid mendapat banyak wawasan menangani alergi pada anak. Astrid juga berharap melalui acara ini kita para bunda dapat menangani alergi dengan tepat karena semua anak adalah pemenang. Astrid dan Anabel juga ikut berlomba bersama kami. Sebagai anak yang memiliki riwayat alergi, Anabel mampu melewati lintasan lomba hingga dua kali. 

Brand Ambassador Morinaga Specialties
Astrid Tiar dan Anabele
(DOC : Pribadi) 

Pada hari yang sama Morinaga menggelar acara Edukasi dengan menghadirkan dua orang narasumber yaitu seorang Konsultan Alergi Imunologi Anak, Bapak DR.Dr.Zakiudin Munasir, Sp.A(K)  dan seorang Psikolog sekaligus Konsultan Multiple Intelligence, Dr.Rose Mini A Prianto M.Psi.

Senang sekali bisa bertemu dengan DR.Dr.Zakiudin di acara Platinum Kids Olympics ini karena selama ini saya mendapat banyak informasi tentang anak alergi dari Buku yang beliau tulis, judulnya "Mengenal Alergi Pada Anak". Kata pak dokter nih "Kasus alergi yang paling banyak diderita adalah asma, rinitis alergi, alergi makanan, dermatitis atopik dan alergi protein susu sapi. Faktor resiko berkembangnya alergi dapat berasal dari faktor genetik yakni keluarga dengan riwayat positif alergi. Berbeda dengan kasus alergi protein susu sapi yang sering terjadi pada anak yang tidak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI). Oleh karena itu  alergi protein susu sapi dapat diatasi dengan cara memberikan ASI eksklusif pada anak. Jika seorang ibu tidak bisa memberikan ASI, si kecil dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein yang telah dihidrolisasi atau susu soya atau susu asam amin" 

Selain nutrisi yang tepat, anak alergi juga harus mendapatkan stimulasi contohnya dengan mengikuti acara Platinum Kids Kids Olympics ini. Menurut Psikolog Dr.Rose Mini A Prianto M.Psi atau yang sering kita panggil Bunda Romi "Program Platinum Kids Olympics ini mendukung si kecil yang alergi untuk tetap bisa berprestasi, karena melalui aktivitas stimulasi dapat mengasah kecerdasan majemuk seperti kecerdasan kinestetik, visual spasial, logika matematika, interpersonal, intrapersonal, musik, linguistik, naturalis serta kecerdasan moral". 


Selain kedua orang narasumber diatas, hadir juga Ibu Dewi Anggraini, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals yang menyampaikan bahwa Morinaga memilih Astrid Tiar sebagai Brand Ambassador Morinaga Specialties adalah karena Astrid seorang publik figure yang telah dikenal masyarakat luas, berharap kesadaran mengenai pentingnya pemahaman akan alergi si kecil, bisa lebih terdengar dan  dipahami serta bermanfaat bagi lebih banyak lagi bunda di Indonesia.

Ki-Ka : Dewi Anggraini, DR.Dr.Zakiudin, Dr.Rose Mini
(DOC : Pribadi)

Kesimpulannya dengan menyebarkan kampanye Semua Dari Ingin Tau melalui Program Platinum Kids Olympics kita juga membantu mewujudkan Indonesia Sehat dan menciptakan Generasi Platinum yang Mul
Untuk mengetahui berbagai informasi seputar tumbuh kembang si kecil, silahkan di follow sosial media Morinaga disini :
Instagram  : morinaga platinum
Twitter : @MorinagaID
Facebook Fanpage : Morinaga Platinum
Website : www.morinaga.co.id

Senin, 22 Mei 2017

Inthebox : Springbed Berkualitas Yang Dikemas Dalam Boks

Beberapa bulan yang lalu saat kasur di kamar Aira memberikan tanda-tanda harus diganti, saya langsung meluncur ke sebuah Pameran furniture,  ketika ada satu item yang sreg, cocok model dan harganya, saya langsung bertransaksi di kasir, setelah dibayar pengennya sih langsung bisa dibawa pulang karena ingin segera digunakan, tapi kenyataannya kita tidak mungkin bisa membawa kasur sebesar itu masuk ke dalam mobil. Akhirnya saya harus menunggu beberapa hari untuk proses pengantaran. Belum lagi ongkos antar yang dihitung perkilometer. Bahkan terkadang barang yang di display belum tentu ready stock. Seandainya ada sebuah kasur yang bisa dilipat dan dikemas dalam kardus pasti lebih mudah membawanya.

Inthebox, Springbed dalam box

Sekarang kita tidak perlu berandai-andai lagi, karena Inthebox telah hadir di Indonesia, Springbed yang dikemas dalam box dan mudah dibawa saat membelinya. Dengan packaging yang praktis sehingga bisa dimasukkan ke dalam Troly Hypermart. Kenapa Hypermart? karena Springbed Inthebox ini dijual Perdana di seluruh Gerai Hypermart di Indonesia mulai Hari Sabtu 20 Mei 2017 lalu.

Septian Adi Cahya, Marcomm Inthebox

Saya sengaja datang ke Hypermart Cibubur Junction untuk menyaksikan secara langsung seperti apa sih penampakan dari Inthebox. Septian Adi Cahya selaku Marketing Communication Inthebox menyampaikan bahwa "Inthebox ini sebenarnya sudah ada sejak Tahun 2015 melalui sebuah riset serta mengadopsi teknologi dari luar termasuk juga bahan bakunya membuat kasur ini menjadi salah satu inovasi yang luar biasa. Sebagai komitmen untuk para konsumennya di Indonesia Inthebox membuat pabriknya di Bandung. Tetapi dalam proses produksi dan Quality Control nya masih dilakukan oleh tenaga ahli dari luar" Mas Septian juga mengajak kami untuk menyaksikan proses "Unboxing" yaitu bagaimana kasur yang didalam box ini bisa mengembang. Tetapi sebelumnya akan ada testimoni dari Mba Dila, seorang konsumen yang telah menggunakan Inthebox dan sudah merasakan manfaat tidur sehat setelah menggunakan Inthebox.


Ki-Ka : Mba Dila ( Konsumen Inthebox) Beta (MC)

Menurut Mba Dila hal pertama yang membuat beliau tertarik dengan Inthebox adalah Inovasi packaging nya, mudah dibawa saat membelinya dan beratnya hanya 30-40kg jadi membawanya tidak perlu memanggil orang satu komplek ya. Pegasnya juga berkualitas, jangan khawatir buat para ibu yang anaknya suka banget main trampolin di atas kasur.
Mba Dila juga merasakan kualitas tidur yang berbeda setelah menggunakan Inthebox, badannya tidak pernah terasa sakit dan pegal akibat posisi tidur yang kurang baik karena Soft Foam Springbed Inthebox menyesuaikan dengan lekuk tubuh kita saat tidur. Perawatan Inthebox juga sangat mudah, sama seperti kasur lainya. Inthebox tersedia dalam 2 (dua) ukuran kasur yaitu 120x200 yang dibandrol dengan harga Rp.1.199.000 dan ukuran 160x200 dengan harga Rp.1.499.000 Garansi Inthebox untuk pegasnya adalah 10 (sepuluh) tahun.

Lalu bagaimana sih Proses Unboxing Inthebox? Ini caranya!
1. Keluarkan, pindahkan kotak ke dalam ruangan yang diinginkan dan keluarkan Matras



2. Posisikan matras diatas permukaan divan/foundation, baik itu bed frame, permukaan kayu atau divan springbed


3. Bukalah, Lepaskan dan buka plastik pada kemasan matras. Perhatikan posisi logo Bed In The Box



4. Lihat dan Kagumi, Bed Inthebox akan langsung mengembang, tunggulah 60 menit dan siap untuk digunakan.




Kelebihan lain dari Inthebox adalah :
1. Per pocket Spring didesain untuk memberikan dukungan yang sempurna pada punggung untuk tidur lebih nyaman.
2. Busa premium dengan kepadatan tinggi dan supersoft
3. Fibertech, teknologi fiber
4. Kain Knitting menggunakan quilting supersoft, tidak panas di malam hari.
5.Orthopedic, mampu menopang tulang belakang dalam postur yang baik sehingga tidak akan mengakibatkan nyeri pada saat tidur
6. Medium hardness cocok untuk segala usia
7. Jahitan benang dan finishing rapi

Selain di Hypermart, Inthebox juga dapat dibeli secara online melalui website www.inthebox.id
Informasi seputar produknya juga bisa dilihat di sosial media Inthebox berikut ini :
Facebook : inthebox.id
Instagram : inthebox.id
Twitter : @intheboxid

Kamis, 11 Mei 2017

DERMA BRIGHT By Biokos Pancarkan Kemilau Wajah Bunda Indonesia

Nama Wajah Bunda Indonesia (WBI) pastinya sudah tidak asing lagi dikalangan ibu-ibu muda yang cerdas dan mandiri yang sudah bergabung di dalamnya selama kurang lebih 5 (lima) tahun. Bunda Fiki Maulani selaku Founder WBI sukses mengangkat nama WBI melalui visi dan misi WBI yaitu sebagai wadah untuk saling berbagi dan menginspirasi serta mengembangkan networking bagi para wanita di seluruh Indonesia. Dengan anggota yang berjumlah 4000 member pasif dan lebih dari 600 orang yang menjadi member aktif, pada hari Minggu 30 April 2017 lalu Wajah Bunda Indonesia menggelar acara syukuran ulang tahunnya di Pejaten Village Mall yang diberi tema "Kemilau 5 Tahun Wajah Bunda Indonesia" Rangkaian acaranya tidak hanya sebagai acara syukuran ulang tahun semata tetapi juga ajang berkumpulnya member WBI dari 6 wilayah yaitu Jakarta Selatan Tangerang, Depok Bogor, Bekasi Jakarta Timur, Pusat Jakarta Barat dan Utara, Jawa Barat dan Palembang. 

Selain bertabur hadiah dan unjuk bakat para member serta penampilan artis Yana Yulio, acara Kemilau 5 Tahun WBI ini juga betabur ilmu yang bermanfaat untuk para member yang hadir karena melalui rangkaian acaranya WBI menggelar talkshow yang membahas semua peran wanita di masa kini yaitu : 
1. Bincang Sehat bersama PRODIA
2. Bincang Cantik bersama BIOKOS
3. Bincang Bisnis Bersama POPSO
4. Bincang Parenting bersama SGM Eksplor
5. Bincang Kuliner bersama PRONAS



Saya dan beberapa orang bunda yang tergabung dalam Bunda Blogger Indonesia (BBI) terpilih untuk meliput acara talkshow Bincang Cantik bersama BIOKOS yang mendatangkan Beauty Blogger Tara Amelz. Menurut Tara Amelz Biokos adalah #SkinCareMakeUp yang aman digunakan, Mba Rani yang saat itu bertugas sebagai moderator talkshow "Seaweed Home Facial & Eye Won't Worry" adalah juga salah satu tim dari Biokos yang membuka boothnya di acara Kemilau WBI.




Di awal talkshow Mba Rani menjelaskan bahwa produk kosmetik Biokos yang juga keluaran Martha Tilaar ini sudah teruji aman dan HALAL. Produk-produk Biokos hadir sesuai kebutuhan usia para wanita. Sebelum menggunakan produk kosmestik sebaiknya kita mengetahui jenis kulit kita sendiri. Mba Rani juga kasih bocorannya nih bahwa ciri kulit kering gampang berkerut sedangkan ciri kulit normal juga rentan berjerawat. 

Setelah selesai presentasi, sesi selanjutnya adalah Demo Make Up, salah satu bunda dari WBI yang menjadi model make over oleh Biokos usianya baru 28 tahun. Sebelum memakai make up yang perlu diingat adalah kita harus membersihkan wajah dengan Biokos Anti Wrinkle Cleanser. Tahap pembersihan wajah adalah dengan mengusap wajah dengan menggunakan 3 jari. Bisa dilanjutkan dengan facial foam dan toner atau penyegar. Selanjutnya Mba Rani mengaplikasikan Anti Wrinkle Revival Peeling by Biokos juga Intensive Brightening Serum untuk mengangkat sel kulit mati dan mencegah hiperpigmentasi yaitu akibat dari kelebihan memakai pemutih wajah.

Tahap selanjutnya adalah memakai masker (Anti Wrinkle Essential Mask) menggunakan masker harus setengah kering karena jika terlalu kering khawatir menambah kerutan di wajah. Jika Tahap masker sudah selesai dilanjutkan oleh pemakaian make up komplit dari BIOKOS


Selanjutnya untuk riasan darah mata, beauty blogger Tara Amelz menambahkan Automatic Eyeliner yang memiliki kandungan Jojoba oil dan Vitamin E. Automatic Eyeliner merupakan produk terbaru dari Caring By Biokos yang merupakan skincare make up yaitu make up yang tidak hanya mempercantik, tetapi juga merawat kulit sekitar mata. Sang model pun sekarang tampil cantik berkat Biokos #BeautyWihoutWorry




Tentang DERMA BRIGHT By BIOKOS

Salah satu produk unggulan Biokos adalah Derma Bright. Dengan teknologi terkini "Total Whitening Concept" yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah hiperpigmentasi. Selain itu dengan kandungan Humulus Lupulus Extract dan Alpha Arbutin yang membantu  mencerahkan  wajah  dan menghambat pembentukan  melanin di wajah.


Saya berkesempatan untuk mencoba 3 (tiga) jenis produk DERMA BRIGHT dari Biokos. Yang pertama sebelum menggunakan make up saya membersihkan wajah terlebih dahulu dengan Biokos DERMA BRIGHT Intensive Brightening Foam, yaitu pembersih wajah dengan formulasi khusus efektif membersihkan kulit dari tata rias, kotoran dan debu. Cara memakainya juga sangat mudah, tuangkan sedikit pada telapak tangan basah dan gosok hingga berbusa. Usapkan ke wajah dan leher lalu bilas hingga bersih. Foamnya terasa sangat lembut dan berbeda dengan facial foam yang sebelumnya saya gunakan. Kulit wajah terasa lebih halus setelah menggunakannya.

Produk yang saya gunakan selanjutnya adalah Biokos Derma Bright Intensive Brightening Day Cream, pelembab wajah dengan formulasi khusus untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar ultraviolet. Dengan kandungan SPF 25 krim ini mampu membantu mencerahkan kulit serta menyamarkan tanda-tanda penuaan kulit. Usapkan pada wajah dan leher yang telah dibersihkan secara teratur setiap pagi. Lalu tambahkan bedak two way cake agar hasilnya maksimal. Kulit saya pun terlihat lebih cerah dan berseri. 

Biokos Derma Bright ini tidak mengandung paraben dan alkohol, dengan airless packaging, mencegah kontaminasi dari luar masuk ke dalam produk, sehingga produk lebih higienis dan lebih terjaga kualitas formulanya. 

Produk ketiga yang saya coba adalah Automatic Eyeliner By Biokos, Inovasi praktis tata rias mata dengan ujung pensil yang dapat digerakkan secara otomatis, diruncingkan dan dilengkapi spons pembaur untuk menciptakan tampilan smokey eyes yang menawan pada mata. Formulanya juga waterrproof dan tersedia dalam dua warna yaitu hitam dan coklat.

Yang masih ingin tahu lebih banyak seputar produk Biokos, bisa cek Instagram @biokos_mt atau @caringbybiokos_mt

Selasa, 02 Mei 2017

Wujudkan Generasi Sehat Dan Bahagia Dengan Imunisasi

Memiliki anak-anak yang sehat adalah dambaan setiap orangtua, selain pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif dan nutrisi yang tepat, faktor penting berikutnya adalah Imunisasi. Anak yang terpenuhi ketiga faktor penting tersebut akan memiliki tumbuh kembang yang baik hingga dewasa nanti.



Imunisasi merupakan salah satu investasi kesehatan yang paling murah, karena terbukti dapat mencegah dan mengurangi kejadian sakit, cacat dan kematian akibat penyakit seperti TBC, Hepatitis B, Polio, Campak, Difteri, Tetanus, Pneumonia, meningitis dan Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) lainnya.  Tetapi pada prakteknya masih banyak orangtua yang tidak melakukan imunisasi dengan berbagai alasan. Sangat menyedihkan! Untuk itulah dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia yang berlangsung tanggal 24-30 April 2017 lalu Kementrian Kesehatan mengadakan  acara Temu Blogger dengan tema Imunisasi Bisa!!  Jadikan Anak Indonesia Sehat Dan Bahagia pada Hari Kamis 27 April 2017 di The Park Lane Jakarta.

Dr.Prima Yosephine, MKM

Hadir di acara ini Ibu Dr.Prima Yosephine, MKM selaku Kepala Sub Direktorat Imunisasi Kementrian Kesehatan yang memberikan pencerahan kepada kami semua bahwa Indonesia adalah Negara dengan jumlah anak yang tidak diimunisasi atau tidak lengkap imunisasi dasarnya terbanyak ke-4 di dunia. Padahal imunisasi itu adalah hak seorang anak dan berdasarkan Undang-Undang Kesehatan no.36 Tahun 2009 Pasal 131 ayat 3 yang berbunyi :
"Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak menjadi tanggung jawab & kewajiban bersama bagi orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah, & pemerintah daerah". Jadi setiap anak berhak mendapatkan Imunisasi



Dr.Prima juga sempat memutarkan sebuah video dimana di dalam video tersebut ada seorang anak yang meninggal akibat tidak mendapatkan Imunisasi DPT, setelah melihat video tersebut setiap ibu pasti miris dan langsung ingin lari ke Posyandu saat itu juga. Bagaimana #ImunisasiBisa Melindungi Masyarakat? Kita bisa lihat pada gambar dibawah ini.



Sebenarnya Program Imunisasi tidak hanya menyebabkan kekebalan pada anak itu sendiri tetapi juga mempengaruhi lingkungan disekitarnya atau kekebalan kelompok (Herd Imunity). Kekebalan kelompok ini dapat terlaksana dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata. Kasus PD3I biasanya muncul pada daerah dengan cakupan Imunisasi rendah.




Dalam tayangan sebuah slide ditampilkan keberhasilan Imunisasi yang telah dilakukan oleh pemerintah contohnya tidak dijumpainya lagi kasus Polio sejak tahun 2006 sehingga pada tanggal 27 Maret dikeluarkan Sertifikasi Bebas Polio. Disini terlihat jelas bahwa keberhasilan imunisasi adalah hasil kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.

Beberapa Strategi Program Imunisasi  yang dilakukan oleh pemerintah adalah : 1. Peningkatan cakupan imunisasi  yang tinggi dan merata.
2. Peningkatan kualitas pelayanan imunisasi melalui :
Petugas yang terampil, Coldchain (target tahun 2018 seluruh Puskesmas memiliki Choldchain yang sesuai standar dan berfungsi) dan vaksin yang berkualitas serta pemberian Imunisasi yang benar.
3. Melalui Kegiatan Inovatif  yang dilakukan oleh Puskesmas yaitu Pendekatan Keluarga.
4. Program Imunisasi terbaru untuk tahun 2017 hingga tahun 2019 adalah vaksin MR, HPV, JE dan Pneumo yang akan didistribusikan di berberapa daerah di Indonesia.
Pada tabel dibawah ini terdapat beberapa alasan utama anak yang tidak diimunisasi atau tidak lengkap status imunisasinya akibat pemahaman yang keliru seputar vaksin dan Imunisasi. Dr.dr.Soedjatmiko, SpA(K), MSi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia akan menjelaskan kenapa miskonsepsi ini bisa terjadi.



Menurut Dr.dr Soedjatmiko banyak anak yang tidak diimunisasi karena pemahaman keliru tentang Vaksin dan Imunisasi, ketidaktahuan atau kurangnya informasi mengenai imunisasi atau penyebaran informasi tidak benar yang sengaja disebarkan oleh kelompok anti vaksin. Akibatnya timbul wabah, sakit berat, cacat dan kematian yang dapat merugikan keluarga dan masyarakat. Kasus wabah yang meningkat akibat imunisasi yang tidak lengkap terjadi pada Tahun 2014 saat kasus difteri yang meningkat dan pada Tahun 2005 di Sukabumi sejumlah 356 anak terkena polio. Di Jawa Tengah dan Jawa Barat pada Tahun 2009-2011 wabah campak meningkat yang mengakibatkan 16 anak meninggal.
Pemerintah mengupayakan untuk merubah miskonsepsi Imunisasi dengan mengkomunikasikan informasi edukasi secara terus menerus dan bekerja sama dengan tokoh agama dan MUI serta media massa dan blogger yang dapat menyebarkan infomasi terpercaya tentang Imunisasi.


Dr.dr.Soedjatmiko

Beberapa faktor penting yang harus diingat untuk mengubah Miskonsepsi Imunisasi adalah sebagai berikut :
1.Keamanan Vaksin Dimonitor dan Dilaporkan oleh berbagai Lembaga
2.Kadar Merkuri dalam vaksin sangat rendah, tidak melebihi batas yang diijinkan
3.Tidak benar vaksin lebih berbahaya dari penyakitnya
4.Tidak benar vaksin teknologi terbaru dapat menyebabkan teknologi berbahaya
5. Tidak benar vaksin teknologi terbaru mengandung zat  berbahaya, terbuat dari darah, nanah, janin yang digugurkan, organ binatang atau manusia.
6. Majelis Ulama Indonesia tidak pernah melarang Imunisasi, untuk lebih jelasnya Bapak KH.Arwani Faisol selaku perwakilan dari MUI akan membacakan beberapa Fatwa MUI tentang Imunisasi yang harus kita ketahui.




Sebagian masyarakat masih ada yang menolak Imunisasi karena vaksin yang digunakan diragukan kehalalannya, hal ini menjadi pertimbangan Majelis Ulama Indonesia untuk mengeluarkan Fatwa MUI No.04 Tahun 2016 yang isinya bahwa ajaran Islam  sangat mendorong umatnya untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan Imunisasi. Fatwa MUI ini dibuat berdasarkan Firman Allah dalam Kitab Suci Al-Quran, Hadis Nabi SAW, Kaidah Fiqh dan pendapat para ulama. Ketentuan umum dan hukum dijelaskan secara lengkap disini.

Kesimpulannya...Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya penyakit tertentu. Vaksin yang digunakan wajib vaksin yang halal dan suci. Dan yang harus kita ketahui bersama adalah Imunisasi dengan vaksin yang haram dan/atau najis diperbolehkan jika dalam keadaan darurat atau belum ditemukannya vaksin yang halal dan suci.