Sabtu, 25 November 2017

Rayakan Hari Jadi ke-27, JNE Bebaskan Ongkos Kirim Selama 2 Hari

Apa sih arti usia 27 tahun untuk kamu? Pertanyaan ini pastinya bikin kita berpikir sambil mengingat sudah berapa banyak kebahagiaan yang kita berikan untuk orang terdekat terutama kedua orangtua, teman dan kerabat. Karena setiap kali merayakan hari jadi (baca : ulang tahun) biasanya kita selalu berharap orang-orang terdekat memberikan hadiah atau paket kebahagiaan untuk kita, tetapi tidak demikian dengan JNE, menyambut hari jadinya yang ke-27 pada bulan November ini, JNE akan kembali menghantarkan kebahagiaan untuk para pelanggan setianya dengan menggelar program HARBOKIR atau Hari Bebas Ongkir Nasional. Tidak hanya satu hari saja, program HARBOKIR ini berlangsung selama dua hari berturut-turut yaitu pada tanggal 26 dan 27 November 2017.


JNE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik  ini mencetuskan program HARBOKIR pertama kalinya pada tahun 2016 lalu sebagai perayaan momen hari jadi JNE yang ke-26, kemudian kembali diadakan tahun 2017 sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh pelanggan baik retail maupun corporate. 

Rabu, 22 November 2017

International Islamic Education Expo (IIEE) Tawarkan Pendidikan Islam Terbaik Dan Berkualitas

Memilih pendidikan terbaik untuk anak pastinya menjadi prioritas utama setiap orang tua, sesuai visi dan misinya beberapa orang tua lebih memilih memasukan anaknya di sekolah yang mengutamakan pendidikan agama dengan harapan si anak akan lebih mendalami ilmu agama agar kelak menjadi generasi berahlak mulia. Untuk memilih sekolah terbaik biasanya para orang tua melakukan survey terlebih dahulu. Mulai dari mengumpulkan brosur-brosur dari berbagai sekolah, browsing melalui internet, datang ke sekolah yang diincarnya, sampai meminta rekomendasi dari teman atau kerabat yang sudah terlebih dahulu memasukan anaknya ke sekolah tersebut. Kebayang kan lelahnya? Apalagi saat ini di Indonesia terdapat 600 pendidikan tinggi islam, 75.000 madrasah tingkat menengah, dan 28.000 pesantren. Pasti butuh waktu dan tenaga untuk cek dan ricek satu persatu.




Nah agar lebih menghemat waktu dan tenaga, saya punya kabar baik untuk para orang tua khususnya pencari studi islam.

Senin, 20 November 2017

We Made Me - Ciptakan Bonding Time Dengan Cara Menggendong

Meskipun sudah memiliki dua anak, saya masih belum lulus menggendong dengan kain jarik seperti yang selalu ibu saya lakukan saat saya masih kecil dulu, bukan hanya ibu yang mahir tapi bapak juga luwes banget menggunakan gendongan itu ketika harus aplusan dengan ibu terutama saat anak-anaknya sakit dan merasa lebih nyaman dalam gendongan orangtuanya. Sebagai orang tua zaman now, saya lebih suka memakai gendongan instant, apalagi setelah melahirkan dua orang anak, stok gendongan dirumah bertambah karena rata-rata para sahabat dan family memberikan hadiah gendongan instant dengan berbagai macam model, buat saya gendongan instant sangat praktis digunakan dan nyaman bagi si kecil.




Bicara soal gendongan bayi,

Rabu, 15 November 2017

Bicara Soal Gizi Dan Menu Lezat Bernutrisi Bersama Masako

Hallo Ibu-Ibu, apa kabar? kali ini saya ingin berbagi cerita seru saat mengunjungi Dapur Umami bersama para ibu-ibu blogger tanggal 8 November 2017 lalu. Bagi yang sudah menjadi penggemar Facebook ASLI Masako pasti familiar dengan Dapur Umami yaitu Dapur Inspirasi persembahan PT. Ajinomoto Indonesia yang ditujukan bagi para ibu dan semua orang yang suka memasak. Nah agenda kunjungan kali ini kita para ibu diajak untuk mengenal lebih jauh sejarah perusahaan Ajinomoto dan juga informasi terkini seputar MSG dan Umami. Selain itu akan ada demo masak dan sesi talkshow bertajuk Bicara Gizi Bersama Masako yang mengangkat tema "Lezat Bernutrisi Bersama Masako Untuk Anak Obesitas".




Talkshow Bicara Gizi Bersama Masako ini

Kamis, 09 November 2017

Program Warung Anak Sehat Untuk Ciptakan Generasi Maju

Hallo bunda, siapa yang masih punya anak dengan usia sekolah? Pasti sering khawatir ya kalau mereka jajan sembarangan di kantin sekolah, apalagi sekarang jajanan yang ada kebanyakan menggunakan bahan pengawet dan zat pewarna yang berbahaya bagi kesehatan. Biasanya saya membawakan Aira bekal dari rumah, seperti nasi dan telur dadar atau roti dan susu dalam kemasan. Namanya juga anak-anak, melihat teman-temannya jajan pastinya ingin ikutan jajan. Saya mengijinkan sih tapi dengan banyak syarat. Kadang saya berharap di sekolah-sekolah bisa menyediakan Kantin Sehat yang menjual makanan sehat dan bergizi. 

Bicara tentang kantin sehat, Hari Kamis 9 November 2017 lalu saya dan Komunitas Wajah Bunda Indonesia mendapat kesempatan untuk hadir di acara Woman's Club, sebuah talkshow yang dipersembahkan oleh Woman Radio bekerja sama dengan Sarihusada yang mengangkat Tema "Dukung Warung Anak Sehat Dan Bantu Ciptakan Generasi Maju". Acara yang dimulai pukul 10 pagi di Hongkong Kafe itu dihadiri oleh 20 orang bunda yang concern kepada kesehatan si kecil.

Ibu Dr.Sri Anna Marliyati, MS dari FEMA dan IPB yang menjadi salah satu narasumber talkshow pagi hari itu menyampaikan bahwa saat ini banyak anak-anak yang terkena penyakit degeneratif (tidak menular) karena kurang gerak, kurang makan sayur dan jajanan yang tidak sehat. Sebanyak 40% anak juga tidak sarapan di pagi hari dan lebih memilih jajan di kantin sekolah. Untuk menghindari obesitas ibu dokter Sri menyarankan ajak anak-anak  kita rutin bergerak setiap hari selama 30 menit dan berikan makanan sehat bernutrisi seimbang.

Faktanya...

● 1 dari 3 anak usia 5-12 tahun menderita masalah gizi (Riskesdas 2013)
Anak Usia 5 tahun keatas memiliki keinginan kuat untuk jajan yang berakibat pada permasalahan dalam konsumsi asupan gizi seimbang

● 23,82% pangan jajanan anak sekolah yang diuji sampel BPOM masih tidak memenuhi syarat akibat cemaran mikrobiologi

Dari beberapa latar belakang ini, pada tahun 2011 PT. Sarihusada bekerja sama dengan Care Indonesia meluncurkan Program Inisiasi bertajuk "Warung Anak Sehat" yang bertujuan untuk memperbaiki kebiasaan jajan anak usia 5-12 tahun disekolah agar menjadi lebih sehat dan bernutrisi serta aman untuk dikonsumsi demi menciptakan anak Generasi maju.

Display Warung Anak Sehat

Talitha Andini Prameswari, selaku Project Manager Sarihusada menyampaikan bahwa Warung Anak Sehat berusaha memberikan akses jajanan yang lebih sehat dan bernutrisi pada siswa sekolah yang penyediannya dilakukan oleh para ibu yang telah terlatih mengenai nutrisi dan pangan jajanan sekolah yang aman dan sehat.

Kegiatan yang dilakukan adalah : 
1.  Edukasi terkait nutrisi untuk guru dan orangtua
2. Edukasi terkait jajanan  yang sehat dan aman serta pemberdayaan  ekonomi perempuan untuk berdagang.
3. Edukasi melalui terkait pemilihan jajanan(makanan & minuman) yang aman , sehat dan bernutrisi oleh guru untuk murid.
4. Bersinergi  dengan perorgam  pemerintah yang sudah berjalan baik di level lokal maupun nasional.
5. Membantu penyediaan kantin sehat, demi menyiapkan sekolah menjadi sekolah sehat

Narasumber Woman's Club Gathering
(KiKa : Talitha Andini, Dr. Sri Anna, Lia Woman Radio)
WAS dimulai sejak tahun 2011 dengan menjajakan makanan secara berkeliling, seiring berjalannya waktu pada tahun 2013-2015 WAS sudah ada di 283 sekolah dan mulai diterapkan skema mikro kredit, di Tahun 2016 WAS ada di 350 sekolah di Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Ambon. WAS terus mempertahankan model intervensinya mensinergikan dengan program pemerintah yang sudah ada.

Hingga kini program Warung Anak Sehat telah memberikan edukasi kepada 350 IWAS, 232 GURU, 6.122 ORANG TUA MURID, 287.861 SISWA. Dan sebanyak 72% dari Ibu Warung Anak Sehat merasakan peningkatan pendapatan hingga lebih dari 50% 

Foto bersama peserta Woman's Club Gathering



Tujuan akhir pelaksanaan program warung anak sehat adalah terbentuknya kesadaran dan perubahan perilaku dari anak dan seluruh ekosistem sekolah yang mendukung pola makan dan asupan nutrisi yang baik bagi anak sebagai bentuk persiapan mereka menjadi generasi maju.

Acara Woman's Club berlangsung semakin seru setelah Mba Lia, MC kocak sekaligus penyiar Woman Radio membagi-bagikan hadiah untuk penjawab tercepat,peserta games interaktif dan kontes foto melalui sosial media.  Sebagai ibu yang peduli kesehatan keluarga, ayo kita dukung Program Warung Anak Sehat.