Rabu, 25 April 2018

Quality Time Bersama Bapak (Part 1)

Sejak menikah dan memiliki dua orang anak, saya jarang sekali punya waktu berdua dengan bapak, karena setelah bapak pensiun dari sebuah maskapai penerbangan, beliau langsung mendapat pekerjaan lagi di kantor instansi pemerintahan, pekerjaan baru bapak membawa warna baru dalam hidupnya, kami pun ikut terbawa suasana bahagia. Setidaknya aktifitas barunya ini menjadi ajang refreshing dan menambah pengalaman baru di usianya yang tidak muda lagi. Bapak baru bisa kami temui saat weekend, itupun kadang hanya di Hari Minggu karena di Hari Sabtu terkadang masih ada kegiatan di kantornya. 

Akibat kesibukannya, terkadang bapak lupa mengkonsumsi air sebanyak 2 liter perhari bahkan acara buang air kecil pun sering tertunda sampai benar-benar kebelet. Ditambah lagi kondisi jalanan di Jakarta saat pagi dan sore hari yang macet sehingga bapak harus menahan pipis hingga tiba di tujuan. Sekarang usia bapak genap 63 tahun dan selama hidupnya Allah SWT selalu memberikan nikmat sehat tanpa gangguan penyakit berbahaya, kalau hanya pilek, batuk dan diare mungkin pernah tetapi siapa yang menyangka di usia tuanya Allah memberikan cobaan yang begitu berat melalui sebuah penyakit.

Gejala awal yang dikeluhkan oleh bapak mirip dengan anyang-anyangan, rasanya ingin buang air kecil tetapi yang keluar hanya satu atau dua tetes dan terasa perih saat buang air, setelah konsultasi sana-sini termasuk para tetangga akhirnya saya membeli obat di apotik tanpa berobat ke dokter tetapi dari hari kehari urine bapak pun berwarna merah darah, obat yang saya beli tidak bereaksi. Sebagai seorang anak perempuan pertama yang sangat diandalkan bapak, akhirnya saya berinisiatif untuk membawa bapak ke pengobatan tradisional, kalau diingat-ingat sudah 5x berobat belum juga ada hasilnya. Akhirnya setelah berbincang dengan mama, adik dan suami saya memiliki keputusan terakhir untuk memilih jalur medis. Menemui dokter Spesialis Urologi dengan berbekal kartu BPJS ke sebuah RSUD.

Melihat keadaan bapak seperti ini saya siap memberikan semua waktu saya untuk menemani bapak berjuang melawan penyakitnya, berhubung ibu saya sedang sakit dan adik saya seorang karyawan yang tidak bisa ijin terlalu sering akhirnya saya pun menjadi satu-satunya orang yang diandalkan bapak untuk menemaninya ke Rumah Sakit. Berobat dengan kartu BPJS menjadi pengalaman tersendiri buat saya karena prosedur yang rumit dan harus siap menunggu antrian. 

Setelah menunggu antrian sekitar 2 jam akhirnya saya berhasil mengajak bapak menemui dokter Bedah Urologi dan beliau langsung melakukan USG (Ultrasonografi), dokter tersebut menyampaikan sebuah kabar yang tidak enak didengar, benjolan yang ada di saluran kemih bapak divonis sebagai tumor, untuk melihat ganas atau jinaknya dokter harus mengambil sampelnya melalui teropong dengan proses operasi. Kaget juga sih waktu dengar kata operasi, tapi bapak tetaplah lelaki tegar yang kuat menghadapi apapun.

Hari Senin 5 Maret 2018 pagi-pagi sekali kami sudah berangkat menuju RSUD Bekasi untuk menindaklanjuti hasil USG bapak, jarak Cibubur - Bekasi terasa tak berarti saat tiba di halaman RS, tetapi alangkah terkejutnya kami saat kesulitan mencari tempat parkir mobil dan melihat antrian manusia dengan segala penyakit di rumah sakit ini. Ratusan orang berjuang untuk tetap sehat dengan mengandalkan BPJS, mereka rela menunggu lama merasakan sakit hanya karena dokter yang terlambat datang atau status rekam medis yang belum ada di poli. Tepat pukul 07.30 saya tiba di depan klinik Urologi dan dokter baru masuk ruangan sekitar pukul 09.30. Nama bapak dipanggil sekitar jam 11 siang.

Dan operasipun berlangsung, saya mengantar bapak dengan kursi roda menuju ruang operasi seorang diri karena mama dan adik saya akan datang pada sore harinya, jujur ini kali pertama saya menginjakkan kaki di ruang operasi dan mengantar orang tua saya sendiri. Bukan hanya rasa khawatir tetapi saya bisa melihat ketegangan di wajah bapak ketika memasuki lantai 5 ruangan operasi. Sesaat itu juga stress pun melanda saya, apalagi saat itu saya sedang haid hari pertama, pinggang dan perut terasa nyeri dan kram, darah haid mengalir dengan derasnya.

Akhirnya dengan penuh rasa percaya diri saya berusaha menguatkan bapak, mengajaknya berdoa dan memanjatkan permohonan kepada Allah SWT agar memberi kemudahan dan kelancaran hari ini. Dua jam menunggu sayapun akhirnya bisa bertemu dengan bapak yang terbaring lemah di tempat tidur dan mengikuti perawat yang membawa beliau ke ruang rawat inap. Saya juga merawat dan menjaga bapak di Rumah Sakit selama 3 hari 2 malam seorang diri, mengganti infus dan membuang urine lewat kateter setiap 30 menit sekali karena tenaga medis menyerahkan semua tugas kepada penjaga pasien, menuntun bapak ke kamar mandi, mengajarkan bapak tayamun karena dia ingin tetap menjalankan sholat 5 waktu. 

Bapak kembali ke Rumah setelah 5 hari di Rumah Sakit, kami sekeluarga sangat bersuka cita menyambut kehadiran bapak dirumah, apalagi kedua putri saya yang selama ini saya tinggalkan dirumah bersama suami tercinta, langsung memeluk saya dan eyang kungnya. Perjuangan kami pun tidak selesai sampai disitu, dokter memberikan hasil operasi yang benar-benar membuat kami bertambah shock, benjolan yang ada di kandung kemih bapak dinyatakan sebagai TUMOR BULI stadium tinggi, tumornya sudah menyebar ke buli-buli saluran kemih dan solusi untuk penyakit ini adalah pengangkatan organ saluran kemih dan mengganti saluran kencing melalui usus. Astagfirullah...membayangkannya saja kami sudah tak mampu.

Untuk meyakinkan ini sebuah mimpi atau kenyataan, saya mengajak bapak menemui dokter bedah Urologi di 2 (dua) Rumah Sakit Besar di Jakarta,  solusi yang diberikan tetap sama, sayapun tidak putus asa dan berusaha agar bapak sembuh tanpa operasi pengangkatan organ dengan membawanya terapi imun, meskipun saya masih menemani bapak ke RS untuk bertemu 5 orang dokter yang harus memeriksa bapak sebelum operasi besar tersebut dilakukan. Biasanya sehabis santap sahur saya dan bapak berangkat ke RS untuk mengejar nomor antrian. saya pun rela tidur di kursi RS untuk sekedar melepas lelah dan ngantuk karena seharian berada di RS

Bulan July ini bapak akan mendapatkan jadwal operasinya, beliau pun meminta saya untuk mengantarkannya mudik ke kampung halaman untuk berlebaran dengan keluarga besarnya sebelum operasi berlangsung, sekedar bersilaturahmi dan meminta doa restu dari keluarga dengan harapan semoga doa-doa mereka dikabulkan oleh Allah SWT. selama di kampung halaman kemarin bapak terlihat sangat bahagia, seperti melupakan sejekan beban terberat yang akan dijalani di bulan depan. Sebagai seorang anak, saya tidak bisa memberikan banyak untuk bapak, hanya doa, perhatian dan kasih sayang serta cinta yang tulus yang bisa saya berikan. 

Terus berjuang pak, percayalah Allah SWT tidak pernah tidur dan dia maha pengasih lagi maha penyayang. Terimakasih saya ucapkan untuk suami tercinta yang selalu siap menjaga anak-anak saat saya sedang menjaga bapak














Betadine Feminine Wash, Cara Tepat Merawat Daerah Kewanitaanmu Setiap Hari

Selalu tampil cantik dan segar setiap saat adalah impian semua wanita, untuk mewujudkan keinginan itu sebenarnya mudah jika kita melaksanakan pola hidup sehat dengan berolahraga dan menjaga kebersihan tubuh kita agar tetap sehat. Termasuk menjaga kebersihan area kewanitaan yang sering dianggap remeh padahal penting untuk diperhatikan karena area kewanitaan merupakan bagian yang sensitif, intim dan vital. Jika kita tidak membersihkannya dengan benar, organ kewanitaan yang terinfeksi akibat bakteri, jamur serta parasit dapat menimbulkan masalah kewanitaan seperti keputihan, rasa gatal, serta bau tak sedap, bahkan yang lebih serius lagi bisa menyebabkan timbulnya penyakit kanker rahim.



Belanja Di Singapura Tak Lengkap Jika Tidak Mengunjungi Mall-Mall Ini

Sebagai negara tetangga, Singapura memang memiliki daya magis tersendiri untuk menyedot wisatawan untuk terbang dengan tiket pesawat Air Asia ke sana terutama wisata belanjanya , yang selalu berhasil membuat orang nyaman dan ingin kembali ke Singapura, tentunya hal ini juga meningkatkan kebanggaan tersendiri. Namun, jika anda mulai bosan berbelanja di Orchid Road, ada banyak alternative lain untuk berbelanja di Singapura dan tepatnya tak kalah nyaman juga pastinya akan memuaskan hasrat belanja Anda. Yuk, kita cek tempat apa saja itu:

1. Jurong


Sumber : Wikipedia.org

Di Jurong East ada beberapa mall yang bisa Anda kunjungi, salah satunya adalah IMM yang merupakan outlet mall terbesar di Singapura, terletak di Jurong East Street 21. Menariknya, IMM menyediakan Tourist Privillege Programme yang membuat belanja anda lebih hemat. Jika Anda ingin memborong pun tak akan membuat kantong jebol karena setiap harinya selalu ada diskon hingga 70-80 %. Mengenai brand? jangan salah, di IMM tersedia banyak gerai brand terkenal seperti Adidas hingga Timberland, tas Agnes B, dan FJ Benjamin.

Jumat, 20 April 2018

Inovasi Teknologi Philips Tingkatkan Akses Dalam Dunia Kesehatan

Bicara tentang teknologi memang tak ada habisnya apalagi dalam dunia kesehatan, peran teknologi hadir untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan terutama di daerah pelosok yang masih sedikit sekali tersentuh teknologi. Seiring perkembangan teknologi dan informasi, program Telehealth rupanya menjadi salah satu solusi dalam pelayanan kesehatan. Selain dapat menjangkau masyarakat yang ada di daerah terluar dimana fasilitas pelayanan kesehatan belum merata. Telehealth juga memberi manfaat banyak yang dapat dirasakan oleh pasien, keluarga, perawat, instansi pelayanan kesehatan termasuk pemerintah. 

Apa sih pengertian Telehealth?

Telehealth adalah penggunaan informasi elektronik dan teknologi telekomunikasi untuk mendukung jarak jauh perawatan klinis kesehatan, pasien dan berhubungan dengan pendidikan profesional kesehatan, kesehatan masyarakat dan administrasi kesehatan 



Senin, 16 April 2018

3 Ciri Anak Hebat Dengan Tanggap Yang Lengkap

Satu hal yang membanggakan bagi seorang ibu adalah ketika melihat anaknya pintar secara akademis dan cerdas intelektualnya. Menurut guru TK nya, putri saya Audrey termasuk anak yang cerdas intelektualnya sehingga lebih menonjol diantara teman-teman sekelasnya di sekolah. Saya sih merasa bersyukur karena itu berarti Audrey selalu menyimak materi pelajaran yang saya ulang dirumah ketika pulang dari sekolah.

Awalnya saya pikir anak yang cerdas intelektual sudah pasti cerdas sosialnya tetapi karena Audrey lebih sering beraktifitas di dalam rumah, Audrey sering merasa kesulitan saat berada di luar rumah. Dan ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) buat saya untuk mengasah perkembangan sosial anak. Untungnya kemarin di acara launching Bebelac baru saya belajar banyak hal bagaimana menumbuhkan anak hebat dari Psikolog Anak, Roslina Verauli MPsi (Mba Vera). Kriteria anak hebat disini adalah cepat tanggap dan punya rasa peduli ke lingkungan sekitarnya.

Saya dan Audrey di Photobooh Launching Bebelac

Jumat, 13 April 2018

Azalea Blogger Gathering : Kupas Tuntas Tips Merawat Kesehatan Rambut Hingga Tips Menjadi Freelancer

Beberapa tahun belakangan ini trend berhijab telah menjadi sebuah gaya hidup bagi wanita muslim di Indonesia, berbagai model hijab dan busana muslim dihadirkan untuk memenuhi permintaan pasar sehingga meskipun menggunakan hijab kita masih bisa tampil stylish dan fashionable. Enggak hanya fashion saja yang berkibar mengikuti trend berhijab lho tetapi ada yang tidak kalah penting yang harus diketahui oleh para wanita berhijab yaitu bagaimana menjaga kesehatan rambut yang kesehariannya tertutup oleh hijab. Sebuah survey membuktikan bahwa 9 dari 10 wanita berhijab mengalami masalah pada rambutnya dan ini FAKTA.

Komunitas ISB