Warung Anak Sehat (WAS) Sarihusada, Wujudkan Anak Generasi Maju & Wirausaha Wanita Yang Melek Gizi

(Ki-Ka) : Saya, Ibu Atiek (IWAS), Ibu Yuni (IWAS), Bunda Lia

"Kenapa sih aku harus membawa bekal kesekolah setiap hari?" untuk kesekian kalinya, Aira dan Audrey bertanya kepada saya ketika sedang memasukkan kotak bekal ke tas mereka masing-masing, meskipun sudah sering saya jelaskan bahwa membawa bekal dari rumah banyak manfaatnya ketimbang jajan di kantin, tapi terkadang mereka juga ingin jajan di kantin sekolah seperti teman-temannya.

Okelah, satu kali saya berikan uang saku lebih banyak dari biasanya karena mereka ingin merasakan jajanan kantin tapi begitu aneka jajanan yang mereka beli di kantin dibawa kerumah, saya betul-betul kaget dengan apa yang saya lihat, hampir semua makanan yang dijual mengandung 3P yaitu Pengawet, Pemanis dan Pewarna buatan, ngeri kan bun?

Sejak itu saya menyimpulkan bahwa jajanan sehat untuk anak usia sekolah akhir-akhir ini sulit ditemukan, hal ini tentunya menjadi tantangan para bunda untuk mengajak anak-anak memilih makanan sehat agar nyaman dikonsumsi dan tidak menimbulkan penyakit yang dapat menggangu aktivitas belajar mereka.


Modul Warung Anak Sehat

Saya sempat berandai-andai di sekolah anak-anak saya ada Warung Anak Sehat (WAS) yang menyediakan jajanan sehat, murah dan dibuat oleh para bunda yang sudah mendapatkan pelatihan dalam sebuah edukasi gizi tentunya kami para bunda tidak perlu khawatir lagi.

Namun saya sendiri memang belum pernah melihat secara langsung seperti apa jajanan Warung Anak Sehat (WAS) yang didukung oleh Danone Sarihusada ini, hanya saja pada tahun 2017 lalu saya sempat hadir di acara peluncurannya dan program ini telah berlangsung di beberapa kota di Indonesia.


Tentang Warung Anak Sehat (WAS)

Warung Anak Sehat (WAS) adalah sebuah program sosial oleh PT.Sarihusada Generasi Mahardika dan Danone Ecosystem Fund yang bertujuan untuk membentuk kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi pada anak-anak usia Sekolah Dasar (SD).


WAS pertama kali didirikan tahun 2011 dan sampai sekarang sudah menyasar ke 446 sekolah dengan total sebanyak 350 IWAS yang tergabung dari beberapa wilayah di Indonesia yaitu Ambon, Bogor dan Jogjakarta.

Baca juga : Program Warung Anak Sehat Untuk Generasi Maju

Keinginan saya untuk berkunjung langsung ke Warung Anak Sehat (WAS) akhirnya terkabul, Danone Indonesia membuka kesempatan bagi 5 (lima) orang bunda Mombassador SGM Eksplor untuk berkunjung ke Warung Anak Sehat pada tanggal 2 Oktober 2019 lalu. Beruntungnya saya sebagai salah satu Mombassador SGM Eskplor bisa terpilih dan bisa melihat langsung optimalisasi WAS di SDN Sukasari Bogor beberapa waktu yang lalu. 



Hari itu kami tiba di SDN Sukasari Bogor tepat pada jam makan siang, rombongan dari Danone Indonesia langsung menuju ke arah Kantin sekolah yang berada di sisi kanan gedung untuk menikmati santap siang bersama, kantinnya cukup luas dan terlihat bersih. Oiya nama kantin di SDN Sukasari ini adalah Kantin Berseri.

Kami disambut oleh Ibu Atiek selaku Ketua IWAS Kabupaten Kota Bogor dan Depok yang didampingi oleh Ibu Yuni, selaku pengelola WAS di SDN Sukasari Bogor siang itu, sambutan yang tak kalah hangat juga dipersembahkan oleh para siswa-siswi yang menjadi Duta Kantin di sekolah dasar tersebut. Dengan penuh semangat mereka menunjukkan yel-yel sebagai slogan Kantin Berseri yang disambut tepuk tangan dari kami yang begitu takjub.

Meja dan kursi kantin Berseri berada di tengah-tengah sedangkan untuk penjual berada di sekelilingnya, saya sempat berkeliling dan melihat langsung beberapa penjual yang melayani anak-anak dengan sangat steril, mereka menggunakan masker dan sarung tangan untuk menjaga kebersihan dagangannya. 

Saya ikut mencoba telor gulung dan beberapa jajanan lainnya termasuk yang disajikan oleh Warung Anak Sehat (WAS) di Kantin Berseri, jujur...saya begitu terkejut dengan jajanan yang ada di Warung Anak Sehat tersebut, selain enak dan dibuat sendiri oleh IWAS (Ibu Warung Anak Sehat), harganya juga sangat murah. 


Burger Tempe

Es Mijelly


Sebungkus nasi goreng lezat hanya dibandrol Rp.3500, sedangkan untuk jajanan lainnya seperti kue-kue bisa dibeli dengan harga 2000-an, varian jajajan WAS lainnya yang menarik perhatian saya adalah Es MiJelly, agar-agar yang dibentuk seperti matahari, dipadukan biji selasih dengan rasa manis yang pas. Tentunya bukan karena pemanis buatan, rasa manis alami yang terasa karena penambahan susu SGM Eksplor sebagai topingnya. 

Kreasi IWAS lainnya adalah Burger Tempe, tampilannnya menggugah selera, ukurannya dibuat sesuai porsi anak-anak, tidak kekecilan dan tidak kebesaran, anak-anak cukup mengeluarkan uang Rp.2500 untuk menikmati Burger Tempe karya IWAS ini. 



Nasi goreng


Menurut ibu Yuni, selaku pengelola Warung Anak Sehat (WAS) SDN Sukasari Bogor, "Setiap harinya makanan yang ada di WAS selalu bervariasi, disesuaikan dengan makanan kekinian yang disukai anak-anak namun tetap sehat dan dibuat dengan pedoman gizi seimbang, kami para IWAS juga mendapatkan pelatihan dari Danone Sarihusada untuk mengolah jajajan sehat melalui seminar ataupun edukasi via grup chat dan buku resep". 

Dukungan Danone Bagi Warung Anak Sehat

Ibu Wayla dari Danone Indonesia yang ikut hadir di Kantin Berseri menyampaikan maksud dan dari dibuatnya WAS ini yaitu :
  • Memberikan akses mudah pada anak agar bisa membeli jajanan sehat dengan harga terjangkau
  • Membangun kesadaran orangtua akan pentingnya hidup sehat
  • Meningkatkan rasa bangga wirausaha perempuan dengan mengelola kantin di dalam sekolah
  • Memberikan peningkatan pendapatan bagi IWAS sebagai duta perbaikan gizi anak Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Ibu Atiek menyampaikan bahwa jumlah Warung Anak Sehat di Kabupaten Kota Bogor dan Depok saat ini sudah terlaksana di 80 sekolah. Danone Sarihusada memberikan support untuk pelatihan dan peralatan dasar bagi para bunda yang tergabung dalam IWAS.

Mereka dilatih menjadi wirausaha oleh Danone dengan belajar Manajemen Ekonomi Mikro dari praktisi keuangan. Mengenal lebih jauh tentang gizi dan kesehatan dari pelatihan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, UMKM dan Badan POM. Pelatihan ini dilakukan secara berkala setiap bulan atau 2 bulan sekali.

Warung Anak Sehat binaan Danone Sarihusada selain menjadi akses jajajanan sehat untuk anak usia 5-12 tahun di dalam sekolah sekaligus memberdayakan perempuan Indonesia sebagai wirausaha, Ibu Warung Anak Sehat (IWAS) akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, peningkatan kemampuan bisnis yang meliputi bagaimana caranya mencatat penjualan serta keuntungan dan mendapatkan saran pengembangan rekomendasi pengembangan usaha secara berkala.

Kesuksesan program WAS ini juga harus didukung penuh oleh pihak sekolah, murid dan orangtua dengan cara edukasi pentingnya makanan sehat dan bergizi bagi anak usia sekolah agar tumbuh menjadi generasi maju. Untuk di SDN Sukasari sendiri, edukasi tentang makanan sehat dan WAS sendiri biasanya dimasukkan kedalam mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan), anak-anak bisa mendengarkan penjelasan guru sambil melihat modul Warung Anak Sehat di dalam kelas bersama-sama.


Edukasi jajanan sehat dan WAS di SDN Sukasari Bogor

Setelah melihat langsung optimalisasi Warung Anak Sehat di SDN Sukasari Bogor, saya semakin percaya bahwa menjaga kesehatan generasi bangsa berada di tangan kita, untuk itu para bunda bisa mewujudkanya dengan memberikan asupan gizi seimbang, memilih bahan makanan yang aman dan diolah dengan standar kesehatan gizi untuk anak-anak kita.
Para bunda juga dapat mengunjungi Facebook Warung Anak Sehat untuk mendapatkan informasi resep makanan sehat untuk si kecil sekaligus melihat langsung berbagai kegiatan Ibu warung Anak Sehat dalam mengedukasi pentingnya jajanan sehat. Ingat ya bun, masa depan anak-anak kita berada di tangan seorang bunda termasuk juga kesehatannya. 

Sebagai seorang bunda dengan anak usia sekolah, saya berharap semoga program WAS bisa dihadirkan lebih banyak lagi oleh Danone terutama di daerah terpencil yang edukasi gizinya masih sedikit agar semua anak Indonesia usia sekolah dapat merasakan jajanan sehat tanpa bahan pengawet, pewarna dan pemanis yang menimbulkan dampak buruk di masa depannya. 

Komentar

  1. Wah kalau ada warung anak sehat di kantin sekolah Haidar pasti aku akan bersyukur sekali jadi bisa memberikan makanan yang sehat walaupun di sekolah. Karena kadang makanan di sekolah aneh-aneh bisa bikin anak radang bun. Di bekasi sudah adakah warung anak sehat ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya bunda semoga Warung Anak Sehat ini akan ada di Bekasi, sebagai warga Bekasi sayapun berharap ada jajanan sehat yang dijual di sekolah dalam waktu dekat

      Hapus
  2. Wah kalau di tiap sekolah ada warung anak sehat para ibu gak was2 lagi deh kalau anaknya pada jajan karena pasti terjamin makanan nya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, jajajan sehat bikin orangtua enggak khawatir lagi akan makanan yang dikonsumsi anak mereka

      Hapus
  3. Dizaman serba instan, Alhamdulillah masih ada kelompok ibu-ibu yang tetap mempertahankan jajanan sehat untuk anak-anak. Salut banget
    Dan penasaran pengen cicip burger tempe nya,mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan program ini Danone memang ingin mengajak ibu-ibu untuk berwirausaha mengelola warung anak sehat

      Hapus
  4. Melihat di warung anak sehat sarihusada ada nasi goreng, itu tepat deh dijadikan jajanan karena makan nasi lebih tahan lama buat anak sekolah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kue lain juga banyak mba yang dijual di Warung Anak Sehat,setiap hari makanan mereka bervariasi

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Terjangkau ya harga makanan di WAS Sarihusada ini. Di kantong anak-anak pas, bikin Bunda di rumah enggak was-was. Salut untuk SGM Eksplor dan Danone Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain bervariasi, makanan di WAS juga enak dan murah

      Hapus
  7. Bagus banget nih, konsepnya.
    Memberdayakan para ibu dengan bekal ilmu gizi dan kesehayan sekaligus menyediakan konsumsi jajan berkualitas buat anak. Mantap!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang tepat sekali programnya, ibu-ibu bisa tetap berjualan makanan di kantin namun makanan yang dijual semuanya sehat

      Hapus
  8. Senang deh kalau wanita udah bicara melek gizi. Yang kebayang ya anak anak sehat maka generasi kuat. Apalagi sebagai pelaku usaha ya. zaman sekarang bukan hanya sekedar enak aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mba Gita, Danone tak hanya support peralatan dasarnya saja tetapi juga materi dan pelatihan bagi para iWAS

      Hapus
  9. Waaah Warung Anak Sehat pastinya bakal bikin emak emak ngga lagi was was Kalo anak jajan di luar yaa mom, hehe meskipun tetap ngebekelin. Semoga segera terealisasi Di sekolah sekolah lainnya, dijadikan program pemerintah bahkan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin akupun sangat berharap program ini ada di sekolah lainnya

      Hapus
  10. Kagum banget sama para ibu-ibu yang mendukung jajanan sehat di kantin sekolah. Semoga makin banyak yg ikut gabung bersama IWAS, keren banget kinerjanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak sepak terjang mereka sangat mengagumkan

      Hapus
  11. Wahh ini bekal buat ibu2 supaya akan melek mengenai gizi, karena anak sehat ada ditangan ibunya yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali, ibu-ibu dibekali ilmu tentang nutrisi untuk membuat warung anak sehat di sekolah anak mereka

      Hapus
  12. Maunya di setiap sekolah ada warung sehat ini ya. Supaya anak-anak tidak jajan sembarangan. Jadi terjamin kesehatannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. akupun berharap begitu agar kita lebih nyaman memberikan uang saku untuk mereka jajan

      Hapus
  13. Semoga sekolah-sekolah lain dapat mencontoh jadi kantin sehat yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin,anak-anak jadi aman kalo mau jajan

      Hapus
  14. Lengkap banget inforInforma, panutanku banget Bun Indri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dong bun, aku wawancara langsung melalui telpon sama ibu IWAS

      Hapus
  15. Coba disekolah anak ada warung sehat ini, jadi saya tidak perlu merasa khawatir dengan kesehatan anak-anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera ya sekolah di Jakarta ada WAS

      Hapus
  16. Kalau di setiap sekolah ada WAS, orang tua ga kuatir anak2 jajan sembarang ya bund

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke www.indrifairy.com
Jangan lupa tinggalkan komentar ^_^

Postingan populer dari blog ini

Ciptakan Momen Liburan Seru Dan Menyenangkan Dirumah

Kemenkes RI Sosialisasikan Pentingnya Budaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)

Cari Kantong Stoma? Yuk Ke Yayasan Kanker Indonesia