Kamis, 12 September 2019

Konsumen Cerdas Pastikan CEK KLIK Sebelum Belanja


Berbelanja adalah sebuah aktifitas yang bukan hanya menjadi kebutuhan tetapi juga merupakan gaya hidup masyarakat modern, karena kegiatan belanja kini tak hanya dilakukan di pasar tradisional dan pasar modern, tetapi bisa dilakukan juga secara online melalui layanan e-commerce.

Bagi mereka yang sibuk, berbelanja online melalui e-commerce adalah salah satu solusi agar kebutuhan akan makanan, fashion dan produk kecantikan tetap terpenuhi, tak hanya itu beberapa e-commerce bahkan menyediakan produk groceries dengan fasilitas gratis ongkos kirim. 

Namun sebagai ibu rumah tangga yang punya banyak waktu dirumah, saya lebih sering berbelanja  produk groceries di minimarket atau supermarket, selain lengkap barangnya, saya juga bisa mengecek langsung produk yang akan saya beli, mulai dari tampilan kemasan hingga tanggal kedaluwarsanya.

Jadi bukannya gengsi nih belanja di warung kelontong, tetapi saya pernah punya pengalaman buruk ketika membeli mie instan dalam cup di sebuah warung kelontong yang ada di rest area, waktu itu saya sedang dalam perjalanan mudik ke kampung halaman. Mie instan cup yang saya beli disana ternyata sudah kedaluwarsa.

Saya pribadi sebenarnya tidak sepenuhnya menyalahkan sang penjual karena saya tidak langsung mengecek tanggal kedaluwarsa saat membelinya apalgi kondisi kemasannya masih bagus dan tidak menimbulkan aroma yang mencurigakan saat diseduh, baru terasa berbeda ketika mulai mencoba rasanya yang betul-betul tidak enak.

Ketika di cek tanggal kedaluwarsanya ternyata sudah lewat 2 bulan. Harusnya sih komplen ya ke penjualnya tetapi sayangnya kami sudah melanjutkan perjalananan lagi dan meninggalkan rest area tersebut.

Pengalaman bertemu dengan produk expired terjadi lagi ketika saya mengikuti sebuah event dan mendapatkan goodie bag berupa produk kosmetik, dari 3 produk yang berada di dalamnya, ternyata ada 1 item yang sudah expired, untungnya saya cek dulu sebab kalau tidak, mungkin bisa muncul gatal-gatal pada kulit wajah atau menimbulkan dampak lain yang lebih berbahaya.

Itulah mengapa konsumen diharapkan cerdas dan berdaya dalam memilih suatu produk terutama sebelum membelinya, tak hanya makanan dan kosmetik tetapi juga obat-obatan. Karena disadari atau tidak ketiganya adalah kebutuhan yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan kita.

Meskipun ketiga jenis produk yang masuk dalam kategori beresiko tersebut diawasi langsung oleh Badan POM (Pengawas Obat & Makanan) kita juga tetap harus waspada dan  ikut mengawasi dengan melakukan 4 langkah mudah yaitu CEK KLIK sebelum belanja

1. Cek Kemasan





2. Cek Label




3. Cek Ijin Edar





4. Cek Kedaluwarsa



Dengan melakukan CEK KLIK, masyarakat tak hanya dapat menikmati manfaat dari produk tersebut tetapi juga dari sisi kualitas dan keamanan terutama produk makanan dan obat-obatan yang langsung dikonsumsi oleh tubuh.

Untuk mengedukasi masyarakat dan memperkenalkan Program Nasional "Ayo CEK KLIK Sebelum Belanja" Badan POM menggelar Talkshow Edukatif sekaligus meluncurkan  aplikasi terbarunya pada Hari Sabtu 7 September 2019 di Lippo Mall Kemang Jakarta, dihadiri oleh beberapa narasumber yang berasal dari stakeholder yang berbeda namun sangat berpengaruh dalam proses pengadaan barang hingga perlindungan konsumen, mereka adalah :

1. Ibu DR. IR. Penny K. Lukito, MCP (Kepala Badan POM RI)

2. Bapak Tulus Abadi, Ketua YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia)

3. Bapak Ojak S. Manurung, SE, M ( Kementerian Perdagangan)

4. Bapak Fathurrahman, ST, Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia)

5. Mom Ussy Sulistawaty, Womenpreneur dan Selebriti sebagai konsumen


Narasumber Talkshow "Ayo CEK KLIK Sebelum Belanja"

Sesi Talkhow dibuka oleh Ibu Penny selaku Kepala Badan POM RI yang menyampaikan bahwa masyarakat harus cerdas sebelum membeli suatu produk termasuk saat belanja online di e-commerce, jangan tergoda harga murah tetapi kenali lebih jauh produk yang kita beli dengan CEK KLIK. 

Selain CEK KLIK sebelum belanja, mengecek suatu produk juga bisa dilakukan dengan menggunakan sebuah aplikasi yang baru saja diluncurkan oleh Badan POM namanya BPOM Mobile, ibu Penny Lukito menambahkan bahwa BPOM Mobile adalah aplikasi QR Code dengan 2 dimensi barcode, regulasi baru dari BPOM ini memudahkan para konsumen untuk mengecek langsung produk beresiko seperti obat dan makanan hanya dengan scan barcode. 

Regulasi ini nantinya secara bertahap akan menjadi kewajiban bagi para pelaku usaha agar dapat meningkatkan daya saing dan aspek proteksi terhadap segala jenis pemalsuan. Pelaku usaha dan konsumen dapat mengunduh Aplikasi BPOM Mobile melalui Google Play Store di smartphone pribadi agar dapat langsung mencoba fitur-fiturnya.

Dari sisi konsumen, Mom Ussy Sulistyawati yang sering berbelanja produk kecantikan secara online merasa beruntung bisa mendapatkan pencerahan dari acara yang dibuat oleh Badan POM ini, karena pentingnya melakukan CEK KLIK sebelum belanja membuatnya jadi lebih rutin mengecek tanggal kedaluwarsa pada makanan dan minuman yang ada dirumahnya.

Aplikasi BPOM Mobile

Ketua YLKI Bapak Tulus Abadi, menyampaikan bahwa Undang-Undang tentang perlindungan konsumen tersirat dalam UU no 8 tahun 1999  yang mengatur hak konsumen, keamanan , kenyaman dan keselataman saat bertransaksi tetapi sebagai konsumen kita tidak boleh menuntut hak saja tetap ada kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai konsumen yaitu membaca label atau petunjuk pemakaian sebagai konsumen cerdas dan berdaya.

Beliau juga menambahkan, mengukur keberdayaan komsumen ada 3 tahapannya yaitu :
  • Pra transaksi, sebelum membeli cek produk melalui internet
  • Selama transaksi, melakukan CEK KLIK
  • Pasca transaksi, jika mengalami keracunan segera lakukan claim atau pengaduan ke BPOM, YLKI, Produsen, Pelaku usaha 
Sering berjalannya waktu, konsumen yang berbelanja pun kini semakin cerdas dan bergairah, untuk itu APRINDO sebagai lembaga yang menaungi usaha ritel sangat mengapresiasi program CEK KLIK. Bapak Fathurrahman, ST perwakilan dari APRINDO menyampaikan bahwa Prgram cerdas ini akan berjalan jika ada tiga KIE yaitu Komunikasi, Informasi dan Edukasi.

APRINDO punya satu standar bagi pengecer saat proses penerimaan barang dari suplier sesuai aturan yang berlaku yaitu :
1. Cek Wrapping (Pembungkus) apakah layak dijual
2. Cek Label, apakah ada kata diproduksi oleh, ijin yang harus dipenuhi dari BPOM sampai  label HALAL dari MUI

APRINDO juga menunjukkan keseriusan dengan menandatangani Memorandum Of Understand (MOU) bersama Badan POM serta pemasangan secara simbolik hanging banner seputar informasi CEK KLIK di 40.000 ritel seluruh Indonesia.

Bapak Ojak S. Manurung, dari Kementerian Perdagangan berharap dengan adanya Ayo CEK KLIK akan lebih mengedukasi masyarakat serta melakukan pengawasan. Secara tidak langsung, program ini akan mendorong dan memfasilitasi perkembangan industri obat dan makanan. Masyarakat juga diajak ikut menegakkan hukum dan segera melaporkan jika menemukan produk ilegal, jadilah konsumen cerdas dan jangan beri ruang untuk kejahatan

Kunjungan ke Hypermart sebagai unit usaha retail di Lippo Mall Kemang
Edukasi ini akan dilakukan dari hulu ke hilir agar masyarakat lebih cerdas dan berdaya, pilih makanan dan obat yang memenuhi persyaratan secara legal dan punya ijin edar. Diakhir acara, semua narasumber berkunjung ke Hypermart, salah satu unit usaha retail yang ada di Lippo Mall Kemang. 

Ibu Penny dan Mom Ussy mengecek langsung produk makanan, kosmetik dan obat-obatan yang dijual di Hypermart dengan melakukan CEK KLIK, beberapa leaflet edukasi tentang CEK KLIK pun sudah terpajang di lorong-lorong yang ada di Hypermart. Tentunya untuk mengingatkan kepada para konsumen untuk melakukannya sebelum berbelanja.

Layanan pengaduan dan informasi Obat dan makanan  dapat diakses melalui :
Call Centre Hallo BPOM : 1500533 
Email : halobpom@pom.go.id
Twitter : @BPOM_RI
Facebook : BPOM RI
Instagram : @bpom_ri

6 komentar:

  1. mudah diingat ya mba KLIK cek kemasan, cek label, cek ijin edar, cek kadaluarsa. engga cuma makanan ya mba tetapi kosmetik juga. tambah mudah ada aplikasi BPOM mobile juga, tinggal scan barcode aja. thank you infonya mba.

    BalasHapus
  2. Klik bisa jadi keamanan buat konsumen ya. Kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa. Hem... terimakasih infonya
    Kita harus jadi konsumen cerdas ya

    BalasHapus
  3. Betul mb, kadang karena kita tidak cermat barang yang kita beli ternyata sudah tidak layak lagi. Harus dibiasakan Cek KLIK ini..tfs mb.

    BalasHapus
  4. Masya allah.. jadi banyak tau ya kak te tang kemasan apalagi yang kita konsumsi langsung. Bahaya kalo kita gak aware. Gak ribet ya dan informwtive pula.

    BalasHapus
  5. teliti sebelum membeli, Edukasi BPOM ini, agar masyarakat lebih cerdas dan berdaya, pilih makanan dan obat yang memenuhi persyaratan secara legal dan punya ijin edar.

    BalasHapus
  6. BPOM sudah ada aplikasinya, mau coba install juga nanti. Saya pun kalau belanja selalu cek apa yang saya beli sudah ada nomer BPOM atau belum

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung ke www.indrifairy.com
Jangan lupa tinggalkan komentar ^_^