Badan POM Ajak Masyarakat Terapkan CEK KLIK Sebelum Membeli


Dua minggu sebelum lebaran biasanya saya dapat tugas dadakan dari ayah saya untuk menukar uang baru di Bank dan membeli parsel untuk klien-klien kantornya. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya saya selalu membeli parsel yang sudah dikemas oleh penjualnya di pusat penjualan parsel di sekitaran Jakarta, dari sekian parsel yang saya beli, ada saja produk yang rusak/penyok (biasanya buah kaleng) dan kedaluwarsa. Hal ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan untuk saya dan klien ayah yang menerima parsel tersebut.

Berbekal pengalaman itulah akhirnya sejak tahun 2017 lalu, saya lebih memilih membeli produk pengisi parsel di supermarket, menyisihkan waktu seharian penuh untuk berkeliling supermarket sambil memilah dan memilih produk yang tidak kedaluwarsa dan sedang promo, misalnya buy one get one atau beli banyak lebih murah. Lumayan kan ngirit budget. Tetapi kriteria murah disini ternyata tidak bisa menjadi patokan karena sebagai konsumen cerdas kita juga harus memastikan bahan pangan yang kita beli aman untuk dikonsumsi.

Stimulasi, Kunci Kecerdasan Si Kecil Tumbuh Menjadi Tanggap Yang Lengkap

Waktu begitu cepat berlalu, tanpa terasa si kecil Audrey telah bertumbuh besar. Melihat perkembanganya yang begitu pesat seperti sekarang saya merasa faktor lingkungan sangat membantu saya dalam memberi stimulasi kepada Audrey. Misalnya bagaimana kami memberikan kasih sayang untuk Audrey, sehingga membuat Audrey merasa nyaman berada di tengah-tengah orang yang ia sayangi, rasa nyaman dan aman ini ternyata mampu membuat Audrey tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri dan berperilaku baik. Saya rasa hampir semua orang tua menginginkan hal yang sama bukan?

Disadari atau tidak peran orang tua sangat penting untuk membentuk pribadi anak, apapun yang dilakukan orang tua terutama ibu sebagai role model pasti dijadikan contoh pertama yang dilihat oleh anak. Setiap hari saya mewajibkan kedua putri saya, Aira dan Audrey menyantap sarapan paginya sebelum berangkat ke sekolah dan meletakkan sepatu mereka di rak sepatu ketika kembali dari sekolah, hal ini saya lakukan untuk melatih kedisiplinan mereka. Awalnya memang tidak terlalu efektif karena saya sendiri terkadang lupa meletakkan sepatu di rak tersebut, akibatnya? saat diingatkan mereka pun berkata kalau saya juga tidak meletakkan sepatu di tempat yang seharusnya. Kesimpulannya adalah jika kita menginginkan anak kita disiplin maka kita juga harus disiplin.




Begitu juga dengan proses belajarnya, saya selalu menanyakan kepada Audrey saat pulang sekolah, apa saja yang dia dapatkan hari ini lalu kami mengulangnya dirumah misalnya belajar membaca, menggambar, mewarnai dan menghafal lagu serta Do'a dan surat pendek. Dari beberapa seminar parenting anak yang saya ikuti, salah satu cara menstimulasi anak adalah dengan bercerita atau mendongeng. Hal ini juga saya lakukan dirumah saat malam hari menjelang tidurnya. Biasanya saya mengajak Audrey berperan aktif saat saya membacakan sebuah cerita dengan menirukan suara juga tingkah lalu tokoh yang ada dalam dongeng, aktifitas bercerita yang saya lakukan setiap hari dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak. Sesekali saya juga mengajak anak-anak bermain sambil belajar di taman dekat rumah.

Selain tumbuh menjadi anak yang pintar dan cerdas, Audrey juga cepat tanggap karena dapat merespon dengan baik semua bentuk stimulasi yang saya berikan. Anak yang tumbuh dengan tanggap yang lengkap, adalah anak hebat yang cepat tanggap, Cerdas Emosional dan Cerdas Sosial, Audrey sangat peka dan punya rasa peduli kepada orang disekitarnya, dia suka sekali berbagi mainan dengan temannya. Kecerdasan sosial juga dibuktikan dengan kemampuannya bekerjasama dengan teman-temannya saat berlomba untuk memperebutkan juara antar sekolah.




Pada dasarnya setiap anak dilahirkan jenius tinggal bagaimana peran orang tua untuk mencari tahu stimulasi yang tepat untuk jadikan si kecil tanggap yang lengkap dengan memberikan dukungan serta nutrisi terbaik yang dapat membantu kemampuan belajar si kecil. Selain kecukupan nutrisi dari tumpeng gizi seimbang, saya juga memberikan Susu Bebelac Baru dengan formula yang disempurnakan dilengkapi  dengan DHA (Docosehaxaenoic Acid), minyak ikan dan Omega 6 lebih tinggi dukung si kecil tumbuh jadi anak hebat dengan tanggap yang lengkap. 

Seperti kita ketahui bersama DHA adalah asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari asupan makanan. DHA berguna dalam proses pembentukan otak, jaringan saraf dan jaringan pengihatan. Dengan asupan gizi yang baik, Audrey akan dengan mudah menerima pelajaran sekolah dan bergaul di lingkungan sosialnya. 




Saya berharap Audrey bisa memupuk EQ (Emotial Quotient) nya selain meraih IQ (Intellegent Quotient) yang tinggi, untuk itu saya pastikan agar Audrey mendapatkan stimulasi yang cukup sesuai dengan usianya, berhubung profesi seorang ibu tidak ada sekolah khususnya, biasanya saya mencari informasi lengkap tentang pentingnya Omega 3 dan 6 sebagai nutrisi otak. Selain itu saya sering pula membuka website Bebelac untuk mencari tahu mengenai Tanggap yang lengkap atau artikel lain seputar tumbuh kembang anak serta konsultasi langsung dengan para expert. Ada dokter dan psikilog yang selalu siap membantu para ibu mewujudkan anak hebat dengan tanggap yang lengkap. 

7 Tips & Trik Memenangkan Quiz


"Rejeki enggak bakal ketuker" ungkapan ini sering banget kita dengar saat seseorang memotivasi dirinya untuk lebih giat lagi mengais rejeki. Empat tahun lalu saat saya memutuskan resign dari kantor, banyak yang mempertanyakan sekaligus meragukan nasib saya setelah ini "Yakin mau jadi IRT yang ngga punya gaji? mau beli baju, lipstik dan jajan harus nodong suami?" sempat tergoda juga untuk menarik kembali surat pengunduran diri saya ke HRD apalagi jika mengingat 10 tahun kebersamaan di tempat itu plus tip-tip yang sering diberikan oleh klien "langganan" yang berasal dari Sabang sampai Merauke, rasanya berat untuk beranjak.

Tetapi rasa berat itu lebih saya rasakan ketika melihat mama kerepotan mengurus kedua anak saya, waktu itu kakak Aira akan masuk sekolah TK dan Audrey sedang memulai MPASI, kebayang kan sibuknya mama saya menghandle masalah ini. sebagai anak yang baik, saya enggak tega membiarkan mama kelelahan terlalu lama. keputusan saya sudah bulat, saya mundur sebagai Staff Ticketing disana dan resmi menjadi ibu rumah tangga sejak 31 July 2013 lalu. Beberapa Klien yang sudah seperti saudara dan hampir menjadi kekasih sangat menyayangkan keputusan saya ini. Mau gimana lagi sejatinya seorang ibu akan kembali kerumah untuk mengurus keluarganya.

Sempurnakan Tampilan Website Kamu Dengan Canva

Dama Vara, narsum workshop

Setelah beberapa workshop blogger terlewati karena terlambat mendaftar dan jadwal yang kurang pas (bentrok) dengan kesibukan ibu rumah tangga, akhirnya saya berkesempatan untuk mendaftar workshop yang digelar oleh Komunitas Indonesia Social Blogpreneur (ISB) pada Hari Minggu 27 Mei 2018 lalu di Pizza Hut, Gatot Subroto Jakarta. Acara workshop sekaligus blogger gathering ini mengambil tema "Easy Steps To The Perfect Website Layout" jadi di sore hari menjelang buka puasa, kita akan belajar bagaimana membuat tampilan website kita kece dan enak dilihat oleh pembaca. 

"Banyak orang berilmu tetapi sedikit orang yang mau berbagi ilmu" kalimat Teh Ani Berta (Founder ISB) spontan membuat saya setuju karena sebagai blogger newbie saya memang masih harus banyak belajar sehingga sering bertanya kepada para senior, alhamdulillah banyak yang selalu siap membantu meskipun masih sedikit yang "pelit ilmu".
Saya sangat kagum dengan narasumber workshop ISB kali ini karena selain masih muda, Dama Vara juga pernah diundang ke Texas, USA untuk mengikuti workshop tentang IT dan desain bersama Mozilla.