Jangan Percaya Hoax, Kenali Fakta Penting Virus Corona dan Cara Pencegahannya

Nama virus Corona mendadak menjadi trending topik di seluruh negara di dunia pada awal bulan Desember 2019 kemarin, melalui berbagai dokumentasi baik foto maupun video yang tersebar lewat sosial media, virus Corona tak hanya menggegerkan publik tetapi menimbulkan ketakutan yang luar biasa bagi setiap orang. Terutama bagi mereka yang memiliki anggota keluarga di Wuhan, Tiongkok. Sebuah kota yang menjadi sumber penyebaran virus ini. 

Selain proses penyebaran virus yang berlangsung dengan cepat, Virus Corona juga dapat menimbulkan kematian karena hingga saat ini belum ada vaksin dan pengobatan khusus untuk menangani virus baru ini. Namun pemerintah Indonesia dan Dinas Kesehatan setempat terus menerus mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tetap harus waspada menghadapi penyebaran virus corona jenis Wuhan Virus (2019-nCov) yang saat ini semakin meluas. 

Berdasarkan data WHO, per 4 Februari 2020, secara global ada 20.630 orang yang terinfeksi 2019-nCov, dengan jumlah kematian sebanyak 425 orang di China dan 1 orang diluar China.  Sebagian kasus terjadi akibat terpapar pasar Seafood di Wuhan dan rata-rata pasien yang terpapar adalah mereka yang bekerja di fish market atau pasar hewan. Sebenarnya apa sih virus Corona itu? dan bagaimana proses penularannya? 



(Ki-Ka) dr. Daeng M. Faqih, S.H, M.H – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI), DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR - Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) dari Pokja Infeksi PP-PDPI,  Ibu Mada Shinta Dewi - Country Manager Mundipharma Indonesia, dr. Murtaza Qasuri - Medical Director Mundipharma South East Asia


Hari Kamis 6 Februari 2020 lalu, Mundipharma Healthcare Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Dokter Paru Indonesia, menggelar sebuah acara edukasi mengenai "Pentingnya Kebersihan Diri dan Saluran Pernapasan Untuk Cegah dan Putus Rantai Infeksi Virus Corona" di Double Tree by Hilton Jakarta.

Beberapa pembicara yang hadir pada siang hari itu adalah : 
1. dr. Daeng M. Faqih, S.H, M.H – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI)
2. DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR - Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI)
3. DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) dari Pokja Infeksi PP-PDPI 
4. dr. Murtaza Qasuri - Medical Director Mundipharma South East Asia
5. Ibu Mada Shinta Dewi - Country Manager Mundipharma Indonesia

Melalui acara ini, Ibu Mada Shinta Dewi selaku Country Manager Mundipharma Indonesia menyampaikan bahwa Mundhipharma tak hanya ingin memberikan edukasi kepada para media dan blogger yang hadir, namun juga menyebarkan berita yang sebenarnya, agar tidak mudah percaya dengan berbagai pemberitaan yang bersifat hoax dan menimbulkan keresahan di masyarakat. 



Seafood Market di Wuhan


Teman-teman tentunya masih inget dong beberapa hoax tentang Virus Corona yang sempat viral belakangan ini, dan itu semuanya tidak benar. Apa sajakah itu?

- Coronavirus menular lewat buah-buahan
- Coronavirus menular lewat pandangan mata
- Coronavirus menular lewat ponsel dari China
- Coronavirus menular lewat makan sop kelelawar
- Coronavirus dapat diobati dengan minum alkohol
- Coronavirus dapat diobati dengan bawang putih
- Masker yang paling baik sebagai APD terhadap coronavirus adalah masker N95

Dengan adanya edukasi semacam ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dan cermat dalam memilih berita, ketahui fakta yang sebenarnya serta cara pencegahannya. 

Fakta Penting tentang Virus Corona

Coronaviruses (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti MERS dan SARS dalam golongan Pneunomia yaitu infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru. 

Novel Coronavirus (2019-nCOV) berkembang biak pada suhu dingin dan lembab dan dapat digolongkan sebagai Pneunomia berat. Bersirkulasi diantara hewan termasuk kucing, kalelawar dan onta. Gejala infeksi virus ini adalah gangguan pernafasan, demam, batuk, napas pendek dan kesulitan bernafas. Pada kondisi kronik, infeksi dapat menyebabkan gangguan pernafasan akut, gagal ginjal dan kematian.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M. Faqih, SH, MH mengatakan bahwa virus Corona dapat menular melalui kontak erat manusia dengan manusia melalui batuk, pilek, bersin. Kemudian disusul dengan gejala batuk pilek, demam panas, sesak nafas dan nyeri otot selama 2-14 hari pasca terpapar virus. 

Beliau juga menyampaikan “Situasi saat ini merupakan saat yang tepat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan kesehatan diri, kunci utamanya adalah meningkatkan gaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan tangan rutin, menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk, konsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan-makanan bergizi, serta segera mencari pertolongan ke RS/ fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas.”


Saran WHO


Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR mengatakan, “Jika pneumonia lain dapat dicegah dengan vaksinasi, seperti vaksin pneumokokus/PCV, vaksin penumokokus PPSV23 dan vaksin Hib, pneumonia yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCOV) belum ada vaksinnya karena merupakan coronavirus jenis baru. Sehingga upaya yang paling direkomendasikan saat ini adalah kebersihan diri dan mengikuti travel advice yang disarankan oleh PDPI. ”

Fakta berikutnya juga disampaikan oleh DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) dalam paparannya “Gejala yang ditimbulkan dari pneumonia yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCOV) hampir mirip dengan selesma/common cold dan influenza. Sakit kepala, batuk, dan bahkan menimbulkan sesak nafas yang dapat menyebabkan kematian". 

Penularan dan Pencegahan Virus Corona 

Novel Coronavirus (2019-nCOV) dapat menular melalui kontak erat dari manusia ke manusia lewat batuk, pilek dan bersin (droplet). Untuk itu kita harus mengetahui bagaimana penggunaan masker yang benar agar dapat mencegah timbulnya virus Corona, DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) menerangkan bahwa masker harus dipasang dengan benar dan sesuai, jika masker basah atau kotor harus segera diganti setiap 2-4 jam, buang masker setelah digunakan dan cuci tangan dengan sabun.

Meskipun belum ditemukan obat dan vaksin untuk virus ini , kita tetap bisa mencegah terjadinya penularan dengan melakukan beberapa hal berikut ini, yaitu : 

  1. Tidak boleh panik dan jangan percaya isu dan info hoax
  2. Waspada terutama bisa mengalami gejala demam, batuk pilek disertai kesulitan bernafas, segeralah mencari pertolongan terdekat
  3. Menjaga kebersihan terutama cuci tangan dengan air mengalir 20 detik menggunakan sabun atau dengan sanitizer yang mengandung antiseptik
  4. Hindari mengusap mata hidung dan mulut sebelum cuci tangan
  5. Hindari kontak dengan pasien
  6. Tutup mulut dan hidung bila batuk dan bersin
  7. Hindari kontak dengan binatang liar, batasi ke tempat umum bila tidak perlu seperti mall, pasar hewan termasuk travelling ke tempat outbreak/wabah
  8. Selalu gunakan masker dan jaga kesehatan tubuh dengan istirahat cukup, makan cukup gizi dan olahraga

Demo cara cuci tangan yang benar


Di akhir sesi talkshow hadir juga, Medical Director Mundipharma South East Asia, dr Murtaza Qasuri, yang mengatakan ”The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut. Salah satu antiseptik, Povidone Iodine atau PVP-I, terbukti secara klinis memiliki spektrum luas terhadap virus, bakteri, dan kuman pathogen".

WHO pun mengeluarkan panduan bagi masyarakat untuk mengurangi paparan dan transmisi penyakit/infeksi melalui personal hygiene (kebersihan diri) yaitu kebersihan tangan dan saluran pernafasan serta keamanan pangan. Yuk kita cegah penyebaran Virus Corona dengan perilaku hidup bersih dan sehat!

Komentar

  1. Terimakasih sudah berbagi infonya, semoga sukses selalu,.

    BalasHapus
  2. Nama :: Fitri Reza
    Email :: Fitrireza72@gmail.com
    Whatsapp :: +6285775967323
    Negara :: Indonesia



    Nama saya Fitri Reza dari Indonesia, saya pernah mengalami kesulitan keuangan yang sangat sulit di masa lalu dan saya telah ditipu oleh pemberi pinjaman palsu yang mengambil dari saya dan tidak pernah benar-benar memberi saya pinjaman, sampai baru-baru ini ketika saya mendengar tentang perusahaan (FEMI OTEDOLA LOAN FIRM), yang memberikan pinjaman nyata dan sah, setelah berpikir serius saya sampai pada kesimpulan dan mengajukan pinjaman, setelah beberapa langkah, saya menyelesaikan proses dan saya menerima pesan dari perusahaan bahwa saya pinjaman telah ditransfer, pertama saya berpikir itu adalah lelucon dan saya lari ke ATM dan saya memeriksa dan mengetahui bahwa itu benar dan saya bersumpah untuk membagikan ini kepada semua orang bahwa FEMI OTEDOLA LOAN FIRM adalah nyata dan mereka memiliki bukti untuk saya bahwa memang ada perusahaan pinjaman yang sah dan jujur di luar Indonesia. jika Anda saat ini menghadapi masalah keuangan dan Anda ingin perusahaan pinjaman yang dapat dipercaya membantu Anda, hubungi FEMI OTEDOLA LOAN FIRM hari ini dan dapatkan pinjaman dengan cepat ..

    Kontak
    Perusahaan :: FEMI OTEDOLA LOAN FIRM
    Email :: Femiotedolaloanfirm@gmail.com
    Whatsapp :: +1 (469) 464-5833
    Whatsapp :: +1 (806) 395-2203

    BalasHapus
  3. Nowadays, people are panicking due to this new virus. In my opinion, if you don't want to get sick, you must follow the quarantine.

    BalasHapus
  4. The importance of being aware of the real facts about coronavirus is immeasurable. There are so many myths about it online and you should pick information wisely.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke www.indrifairy.com
Jangan lupa tinggalkan komentar ^_^

Postingan populer dari blog ini

Bloggerday 2019 Bandung : Ketika 100 Blogger Berkumpul Di Ulang Tahun Bloggercrony Community

Cari Kantong Stoma? Yuk Ke Yayasan Kanker Indonesia

Edukasi Bersih & Sehat Saat Menstruasi Dalam Rangka Hari Kebersihan Menstruasi