Senin, 14 Januari 2019

Ketika Bapak Divonis Tumor Buli

Assalamualaikum teman-teman, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia. Setelah satu bulan tidak menyentuh blog karena mengurus bapak dan pindahan rumah, tulisan ini akan menjadi tulisan pertama di tahun 2019. Ngomongin tahun baru, udah pada bikin resolusi belum nih? Kalo saya sendiri belum ada resolusi khusus, hanya ingin lebih sehat dalam segala hal, sehat badan, sehat relationship dan sehat keuangan di tahun 2019. Karena pengalaman tahun 2018 lalu menjadi tidak sehat itu sangat tidak enak.

Meskipun begitu, tahun 2018 begitu banyak memberikan pelajaran  dan pengalaman berharga untuk saya dan keluarga, terutama di penghujung tahun 2018 kemarin saat bapak sakit dan harus menjalani operasi pengangkatan saluran kemihnya di sebuah rumah sakit di Jakarta akibat penyakit Tumor Buli. Penyakit langka yang tak pernah kami duga akan bersarang di tubuh bapak.


Saya belajar untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana, mengelola rasa sabar lebih banyak, serta mengendalikan emosi agar lebih terkontrol. Bagaimana tidak, saya sangat diandalkan oleh bapak untuk menemani beliau melewati proses rawat jalan selama kurang lebih setahun belakangan hingga rawat inap dan 2x tindakan operasi. Menjadi saksi mata disaat-saat sulitnya dan harus menginap di rumah sakit tanpa ada yang bisa menggantikan.






Rabu, 26 Desember 2018

Ciptakan Momen Liburan Seru Dan Menyenangkan Dirumah


Hallo mom and dad, apa kabar? enggak terasa ya waktu begitu cepat berlalu dan kita sudah berada di penghujung tahun 2018, rasa sedih dan rasa bahagia bercampur aduk menjadi satu. Kesedihan muncul saat teringat begitu banyak moment membahagiakan yang terlewati di tahun ini, disisi lain kebahagiaan pun hadir karena waktu liburan akhir tahun bersama keluarga sudah semakin dekat.

Jauh-jauh hari sebelumnya saya dan suami sudah merencakan liburan ke Malaysia. Selain ingin menyaksikan momen pergantian akhir tahun disana, kami juga berencana untuk menyambangi kediaman Tante Inah, adik dari ayah yang menjadi seorang pengusaha sukses di negeri tetangga tersebut, rencana tersebut akhirnya harus tertunda karena bapak/kakeknya anak-anak harus rawat inap di Rumah Sakit selama 2 minggu. Yah itulah takdir, manusia boleh berencana tetapi Tuhan juga yang menentukan segalanya.

Sabtu, 15 Desember 2018

Kemenkes RI Sosialisasikan Pentingnya Budaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)

"Utamakan Keselamatan" adalah kalimat yang sering kita jumpai saat melewati sebuah proyek pembangunan jalan, gedung bertingkat hingga kawasan pabrik. Kalimat sederhana itu dipasang sebagai pengingat agar para pekerjanya selalu menjaga keselamatan saat sedang melaksanakan tugasnya. Menjaga diri agar terhindar dari kecelakaan kerja sebenarnya bukan hanya kewajiban para pekerja tersebut diatas tetapi juga semua pekerja tak terkecuali pekerja kantoran, pekerja rumahan dan para pengemudi yang membawa penumpang di dalam armadanya.

Saya dan suami berada di profesi yang berbeda, saya bekerja sebagai frontliner di sebuah perusahaan penerbangan yang kesehariannya hanya duduk di belakang meja sementara suami adalah seorang engineering yang lebih sering berurusan dengan mesin dan alat pabrik lainnya. Awalnya saya berpikir bahwa resiko kecelakaan kerja di profesi saya ini sangatlah kecil dibandingkan pekerjaan suami tetapi nyatanya tidak, semua perkerjaan mengandung resiko. 

Resiko pekerja terbagi menjadi 2 yaitu kecelakaan akibat kerja (KAK), dan penyakit akibat kerja (PAK), pada pekerja kantoran seperti saya seringnya mengalami resiko akibat kerja misalnya mata menjadi perih karena radiasi atau pinggang menjadi nyeri karena terlalu banyak duduk, sementara kecelakaan akibat kerja (KAK) seringkali terjadi pada pekerja pabrik dan proyek karena human error atau machine error.




Jumat, 14 Desember 2018

Pentingnya Pencahayaan Dalam Video Blogging

Dede Ariyanto, Lea Kartika Indra

Meraup pundi-pundi rupiah melalui sosial media atau internet bukan sekedar impian karena  saat ini sudah banyak orang mendapatkan penghasilan dengan memanfaatkan sosial media seperti Facebook, Twitter, Blog dan Youtube. Mulai dari mempromosikan sebuah produk hingga membuat tayangan video yang bersifat tutorial, testimoni atau sebuah konten kreatif dan menarik yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. 


Salah satu trend di dunia digital yang sedang digandrungi saat ini adalah Video blogging atau yang lebih dikenal dengan Vlogging. Tidak hanya bagi para blogger berpengalaman tapi juga bagi orang awam. Sebagai blogger, membuat vlog pastinya pernah saya lakukan tetapi masih banyak teknik yang belum saya ketahui, termasuk dari sisi pencahayaan yang ternyata sangat penting. Ilmu bermanfaat tentang teknik membuat video blogging akhirnya saya dapatkan dari sebuah acara Blogger Talkshow yang digelar oleh Signify pada Hari Jumat 7 Desember 2018 lalu. 

INTERLAC Probiotics Cara Tepat Atasi Sembelit Pada Bayi Dan Anak


(Ki-Ka) Mohamad Nurhadi (Brand Manager INTERLAC), dr.Intan Diana Sari, MC
Doc : MombloggerCommunity

Hallo Mom, ada yang sempat berkunjung ke pameran IMBEX di awal bulan Desember kemarin? meskipun sudah berakhir, kemeriahan IMBEX masih "terpampang nyata" karena selain bertabur diskon yang menggiurkan dari brand-brand perlengkapan bayi ternama, perhelatan IMBEX juga menghadirkan berbagai talkshow menarik seputar parenting dan kesehatan anak selama 3 hari berturut-turut terhitung sejak 30 Nov - 2 Desember 2018 lalu. 


Di hari pertama pameran ini dibuka, saya dan teman-teman dari komunitas Mom Blogger Community berkesempatan hadir di acara Talkshow edukatif yang digelar oleh Interlac Probiotics di Panggung Hall B Jakarta Convention Centre (JCC). Tema yang dibahas di talkshow kali ini adalah "Mengenal Fakta dan Cara Penanganan Sembelit Pada Bayi dan Anak". Menghadirkan 2 (dua) orang narasumber yaitu dr. Intan Diana Sari dan Bapak Mohamad Nurhadi (Brand Manager Interlac) yang akan mengupas tuntas apa penyebab sembelit dan bagaimana cara mengatasinya?

Minggu, 09 Desember 2018

Grow Happy Parenting Workshop Ajak Orangtua Ciptakan Anak Bahagia


Hallo happy Parents, masih ingat dengan kampanye "Grow Happy" yang diluncurkan oleh Nestle Lactogrow pada bulan Juli 2017 lalu? tahun ini susu pertumbuhan Nestle Lactogrow kembali menghadirkannya untuk merayakan kebahagiaan dan membantu para orangtua menciptakan lingkungan yang dapat membuat anak merasa bahagia. 

Di awal tahun 2018 NestlĂ© LACTOGROW kembali melakukan studi melalui aktifitas Forum Grup Discussion (FGD) bersama para orangtua, menyebarkan sampel ke 300 keluarga dan menggelar sebuah acara bertajuk "Grow Happy Parenting Workshop" di beberapa kota di Indonesia yaitu Bandung, Semarang, Palembang, Surabaya, Medan, Makasar dan Banjarmasin.